Perdana, Pemanfaatan Lahan Tidur Kodim 0827 Dan DKPP Sumenep di Kecamatan Ganding

Terbit: 21 Juli 2022 | 14:38 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Untuk pertama kalinya Kodim 0827/Sumenep bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan sejumlah dinas terkait bersama kelompok tani meloumching program Pemanfaatan lahan tidur di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis 21 Juli 2022.

Penanaman lahan tidur berupa tanam jagung yang dilakukan personel TNI Koramil Ganding, Dandim 0827, DKPP Sumenep, Camat Ganding, Perwakilan Bupati, Kepala Desa dan masyarakat secara bergotong royong.

Pantauan di lokasi, tampak Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Donny Pramudya Mahardi, S. E., Bupati Sumenep diwakili Asisten Perekonomian Setda Sumenep Ahmad Masuni, Forpimka Kecamatan Ganding, Dinas pertanian Sumenep, Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Galang Prayitno, Kades dan perangkat desa Gadu Barat, Ketua Gapoktan Ganding, personil Koramil 0827/08 Ganding dan para petani.

Untuk tahap awal hari ini telah dilakukan penanaman di lahan seluas 2,2 hektare. Setelah itu, akan terus dipersiapkan lahan-lahan lainnya hingga mencapai target 5 hektare di Kecamatan Ganding.

Kagiatan penanaman jagung tahap pertama berlokasi di Dusun Sumber, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Kamis (21/7/2022) pagi.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E. dalam sambutannya mengatakan, saat ini TNI Angkatan Darat mendapatkan instruksi untuk terjun langsung ke bidang pertanian, karena secara riil banyak negara yang telah mengunci untuk mengekspor komoditas pangan, yang mana tidak menutup kemungkinan krisis pangan terjadi di dunia.

“Dengan berdasarkan asumsi tersebut maka TNI Angkatan Darat mengambil langkah untuk bisa mandiri pangan, jadi tidak ketergantungan dengan negara lain,” ujarnya.

Lahan seluas 2,2 hektare saat ini mereka kelola untuk kegiatan produktif tanaman jagung. Mereka secara gotong royong mulai dari membersihkan lahan hingga melakukan penanaman Bersama sejumlah warga setempat.

Maka dari itu Dandim menghimbau kepada para petani apabila memiliki lahan tidur yang tidak digarap untuk koordinasi dengan Koramil terdekat.

“Kegiatan ini tidak lain tujuannya untuk ketahanan pangan, sehingga masyarakat Sumenep bisa mandiri pangan, dan yang lebih penting untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Program yang diinisiasi KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini dilaksanakan di seluruh Indonesia yang jadi program Kodim 0827/Sumenep dengan menggerakkan Koramil diwilayahnya tak terkecuali Koramil 0827/08 Ganding tersebut.

Untuk program ketahanan pangan tersebut kata Dandim, untuk menggali potensi yang ada dengan mengadakan komunikasi yang intens, selanjutnya akan dilakukan edukasi ke wilayah Kecamatan lain melalui Koramil Koramil jajarannya agar bisa memanfaatkan lahan tidur bisa dimanfaatkan untuk ditanam jagung.

“Nantinya jagung ini untuk kebutuhan masyarakat, Kodim 0827/Sumenep akan melakukan edukasi terhadap para petani agar bisa memanfaatkan lahannya ditanami jagung, Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan contoh pada petani, selain itu program ini untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sumenep,” Imbuh Dandim.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh warga setempat, tanpa diajak mereka langsung datang membantu anggota TNI melakukan penanaman, bagi mereka kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi hasilnya nanti untuk kebutuhan masyarakat. (yud/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *