Tak Ada Alasan Sibuk, Media Center Raudlatul Iman Terus Bergerak Menembus Batas

Terbit: 5 Juni 2022 | 14:05 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Digawangi sejlumlah santri senior dan mahasiswa STIDAR, keberadaan Media Center Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Iman terus menunjukkan eksistensinya.

Sejak didirikan 6 bulan yang lalu, Media Center terus melakukan aktualisasi dengan mempertajam sejumlah media yang dikelola, mulai dari Radio FM, Channel YouTube, Media Online hingga platform media sosial yang dikembangkan.

“Tidak ada alasan sibuk,karena alasan itu hanya memproklamirkan ketidak mampuan seseorang dalam mengemban tanggung jawab. Prinsipnya, seluruh Crew Media Center tetap eksis menjalankan perannya,” ujar KH. Sahli Hamid Komisari Utama Media Center Raudlatul Iman, dalam rapat Koordinasi Program Media Center bertempat di Stasiun Sosial ASOKA
Mandala Barat, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ahad 5 Juni 2022.

Menurut Kiai Penyair ini,
Evaluasi perjalanan media center tak lepas dari rasa tanggung jawab bersama dalam membumikan dakwah melalui media pesantren ditengah arus globalisasi di era digitalisasi dewasa ini.

” Perkembangan media dewasa ini tak bisa kita nafikan. Kita harus solid dan terus melakukan koordinasi yang kuat dengan menerima masukan dan keinginan semua lapisan. Kita tidak bisa lepas dari media. Dunia sudah dalam genggaman HP, untuk itu kita perkuat perjuangan kita melalui media center ini,” tandasnya.

Dalam rapat yang diikuti oleh Direksi dan Komisari Media Center kali ini, sempat dibahas juga terkait dengan evaluasi sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya.

‘Termasuk Menindak lanjuti hasil workshop jurnalistik, progresnya melibatkan semua stakeholder di Ponpes Raudlatul Iman disesuaikan dengan tupoksinya masing-masing,”imbuhnya

Kiai Sahli Hamid juga menjadikan Media Center memiliki peran penting dalam kontribusi perjuangan membangun peradaban.

“Intinya kita Mlembuatkan semacam peran lebih melalui media center, aktivitas penulisan kepada kalangan santri, guru dan semua komponen yang ada semuanya sudah kita lakukan secara bertahap.

Termasuk Program menulis di Madrasah sudah kita diterapkan, terutama kepada guru-guru sertifikasi,”pungkasnya. (Ferry Arbania)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *