Warga Sumenep Geger Temuan Bayi Laki-Laki, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Terbit: 8 Mei 2022 | 18:07 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com) – Warga Sumenep digegerkan dengan temuan bayi yang baru dilahirkan disebuah gubuk dikawasan Desa Daandung, Kecamatan Kangayan, Sumenep, Madura, Sabtu 7 Mei 2022.

Bayi laki-laki itu ditemukan pada pukul 16.30 wib. Terlapor mengarah kepada Tinawa alias Sanawati Warga setempat.

Kasus itu ditangani Kapolsek Kangayan IPDA Miftahul Rahman bersama Kanit Aiptu Santoso dan dua anggota Aipda Agung Santoso dan Bripda Sahr Isni ke tempat kejadian perkara (TKP).

Hari itu juga pemeriksaan dilakukan terhadap saksi-saksi, termasuk salah satu pasutri yang menemukan bayi laki-laki tersebut,yaitu Murtayyan dan istrinya Diatna.

“Dugaan awal Bayi itu dibuang oleh seseorang yang tidak dikenal, karena saat ditemukan, kondisi bayi dibungkus kain sarung masih berlumuran darah layaknya bayi yg baru lahir. Setelah itu Murtayan melaporkan kejadian itu ke aparat Desa Daandung,” terang AKP Widiarti, S.SH Kasi Humas Polres Sumenep, Ahad 8 Mei 2022.

Setelah dilakukan penyelidikan,lanjut AKP Widiarti, dengan dibantu aparat desa Daandung, dengan mudah ditemukan.

“Ternyata yang membuang bayi yang baru lahir itu Tinawa alias Sanawati Warga Desa Daandung,” imbuhnya.

Kepada petugas tersangka mengakui telah membuang bayinya yang baru lahir yang diduga hasil dari hubungan gelap dengan pria berinisial IM.

Menurut Tinawa, pada Sabtu (7/05) kemarin, dirinya pergi ke ladang sekitar pukul 10.00 WIB. Sewaktu pergi ke ladang dia merasa sakit perutnya kemudian sekitar jam 15.00 wib Tinawa melahirkan anak kandungnya di tengah tegalan sendirian.

“Karena bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan laki-laki yang bukan suami. Hal itu membuat Tinawa membuang atau meninggalkan anakny di sebuah gubuk di Dusun/Desa Daandung,” imbuh AKP Widiarti.

Saat diladang sebelum melahirkan, Tinawa sempat bertemu dengan Dasuk dan Tiambe.

“Tinawa dan barang buktinya dibawa dan diamankan ke Polsek Kangayan guna proses penyelidikan lebih lanjut “pungkasnya. (Ferry Arbania/MaduraExpose)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *