Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sleman Gulirkan Program Ziswaf

Terbit: 2 November 2021 | 03:51 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berupaya untuk menekan angka kemiskinan melalui program terpadu dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf). Program ini dilaksanakan dengan menggandeng Bank Indonesia dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Waki Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Sleman sejak 2017 terus menurun. Namun program pengentasan kemiskinan tetap menjadi fokus dan perhatian pemerintah. Apalagi pandemi Covid-19 telah berdampak di seluruh sektor, sehingga rawan meningkatkan angka kemiskinan.

“Melalui sistem terpadu dalam penyaluran ZISWAF diharapkan dapat mendukung program dalam menyelesaikan permasalahan kesejahteraan,” kata Danang dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) and User Acceptance Test (UAT) di Hyatt Regency Yogyakarta, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (1/11/2021).

Danang mengatakan, dalam menanggulangi kemiskinan data menjadi salah satu tolak ukur yang sangat penting. Setiap kebijakan yang diambil pemerintah selalu mendasarkan pada data yang valid, agar bisa menentukan skala prioritas dan kriteria dalam penanggulangan kemiskinan “Untuk itu validasi data menjadi hal yang penting dalam menanggulangi kemiskinan,” ujarnya. Lihat juga: Gencarkan Vaksin AstraZeneca, Seleman Sebagai Salah Satu Kotanya.[inews]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *