Kecewa BK Soal Video Mesum, GPPS Kembali Berkirim Surat ke DPRD Sumenep

Terbit: 4 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Aktivis Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS)  terus mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep agar tak main-main dalam mengungkap fakta dibalik mencuatnya kasus dugaaan video mesum mirip Anggota dewan tersebut.

“Menindak lanjuti hasil audiensi GPPS dgn BK DPRD Sumenep pada tanggal 20 September 2021, terkait beredarnya video yang diduga mirip anggota DPRD Sumenep. Padahal Kami siap bantu kerja BK dalam menggungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” ujar Ardhiyanta Alzi Chandra, Fungsionari GPPS dalam keterangannya yang diterima Redaksi Maduraexpose.com, Senin 04 Oktober 2021.

Pada selasa 28 September 2021 lalu, lanjut Ardy, pihaknya kembali berkirim surat bersurat kepada BK DPRD Sumenep untuk meminta audiensi pada hari kamis 30 September 2021.

” Pada hari selasa tersebut, humas DPRD langsung menghubungi kami dan meminta jadwal audiensi ditunda dan tidak jelas ditunda sampai kapan ” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak akan menyerah untuk mengawal kasus ini di BK.

“Kami terus berupaya untuk menghubungi humas DPRD untuk menanyakan jadwal audiensi, tapi tidak ada respon. Sehingga pada hari ini Senin 04 Oktober 2021 terpaksa kami harus berkirim surat lagi ke BK DPRD Sumenep untuk meminta jadwal audiensi,” sesal Ardy.

Ardy mengaku sangat kecewa dengan jadwal audiensi yang belum terealisasi.

“Kami cukup kecewa atas sikap BK DPRD yg seolah menghindar. Padahal niat kami untuk membantu BK, mengingat BK menyampaikan kesulitan dalam mencari bukti dan saksi,” tandasnya lagi.

Ardy juga mempertanyakan iktikad baik BK dalam menjalankan tanggung jawabnya yang terkesan tidak serius.

“Ada apa dengan BK DPRD Sumenep? Kenapa tiba-tiba terkesan menghindar dari tanggung jawabnya dalam menuntaskan kasus dugaan video mesum mirip anggota dewan ini. Tapi ingat, kami tidak akan menyerah,” tutup Ardy. (*)

Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *