Pemuda Peduli Bragung Bagikan 1000 Masker

Terbit: 20 Juli 2021 | 23:09 WIB

Maduraexpose.com– Gerakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun seluruh elemen masyarakat dibutuhkan untuk turut memberikan penyadaran tentang pentingnya disiplin Protokol Kesehatan (Prokes).

Seperti halnya yang dilakukan oleh para pemuda millenial di Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep dalam komunitas Gerakan Pemuda Bragung (GAPBRA) yang salah satu kegiatannya membagikan masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di Pasar Togur Bragung, Senin (19/07/2021).

Ketua GAPBRA, Hendri Kurniawan mengungkapkan, pembagian masker ini menjadi kampanye dan edukasi soal Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai langkah penanggulangan COVID-19, yang sengaja membidik dan membagikan masker gratis di tempat yang mobilitasnya tinggi yaitu di pasar dan kepada pengguna jalan.

“Insya Allah besok pada tanggal 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, kami juga akan membagikan masker kepada masyarakat di Masjid dan Musala di Desa Bragung,” ungkapnya.

Menurut Hendri, total masker yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar 1.000 lembar, karena diakui masih banyak ditemui masyarakat kurang tertib dengan Prokes, sehingga jika tidak ada kepedulian bersama akan berpotensi penyebaran COVID-19 semakin meningkat.

Selain itu, program kerja gerakan disiplin memakai masker ini menjadi bentuk kepedulian atas peraturan pemerintah dalam penerapan PPKM Darurat. Sehingga dibutuhkan gerakan masyarakat agar sosialisasi pemerintah dalam menyentuh kesadaran masyarakat pedesaan lebih efektif.

Salah seorang pengunjung Pasar Togur Desa Bragung, Sa’diyah, sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan bagi-bagi masker gratis kepada warga.

“Terima kasih atas pemberian maskernya dan kami akan selalu memakai kalau keluar rumah,” tandasnya.

Sementara itu, apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Bragung, Hj. Latifah. Diakui gerakan pemuda di desanya layak diapresiasi dan didukung untuk terus bersama-sama dalam mengasah jiwa sosial dimulai dari pemuda. Karena pemuda menjadi sosok yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga gerakannya sangat efektif.

“Kegiatan seperti ini menjadi gerakan positif yang harus selalu dilaksanakan, tentunya kami dukung secara penuh dan saya bangga punya GAPBRA di desa kami,” pungkasnya melalui pesan WhatssApp. (ren/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *