Efektif Lumpuhkan Varian Delta, Vaksin Buatan India Covaxin Menunggu Persetujuan WHO

Terbit: 14 Juli 2021 | 08:38 WIB

Maduraexpose.com–Bharat Biotech menyampaikan kabar gembira tentang vaksin buatannya, Covaxin. Dalam cuitannya di akun Twitter, produsen obat india itu mengatakan bahwa Covaxin sedang dalam proses mendapatkan izin WHO untuk dimasukkan dalam Daftar Penggunaan Darurat (EUL).

“Proses peninjauan untuk vaksin #Covaxin telah dimulai dengan harapan akan menerima daftar penggunaan darurat dari WHO,” cuit perusahaan itu pada Selasa (13/7).

“Semua dokumen yang diperlukan telah diserahkan ke WHO pada 9 Juli,” tambahnya.

Pekan lalu, kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan bahwa badan kesehatan global kemungkinan akan mengambi keputusan tentang vaksin Covid-19 Covaxin dari Bharat Biotech dalam daftar penggunaan darurat dalam waktu empat hingga enam minggu, seperti dilaporkan India Times.

Menurut pedoman WHO, EUL adalah prosedur untuk merampingkan proses di mana produk baru atau tidak berlisensi dapat digunakan selama keadaan darurat kesehatan masyarakat.

Pada 3 Juli, Bharat Biotech mengumumkan hasil penelitiannya pada fase akhir bahwa vaksin produksi dalam negeri India yang pertama itu memiliki kemanjuran keseluruhan sebesar 77,8 persen. bahkan  menunjukkan bahwa vaksin tersebut juga efektif 65,2 persen terhadap virus varian Delta. 

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *