Dandim 0827/Sumenep Tinjau Penutupan Pasar Hewan Dalam Rangka PPKM Darurat

Terbit: 12 Juli 2021 | 18:02 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com) – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A. Md di dampingi oleh petugas dari Koramil Kota, Polsek Kota dan Satpol PP melakukan Peninjuan Penutupan Pasar Hewan Dalam Rangka PPKM Darurat di Desa Pamolokan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Senin (12/7/2021)

Kedatangan Dandim kepasar untuk memastikan penerapan PPKM untuk menutup sementara pasar hewan dimana untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di wilayah Sumenep.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A. Md mengatakan Dengan di berlakukannya PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 yang berlaku untuk Pulau Jawa dan Bali, untuk sementara waktu pasar hewan kami tutup, diharapkan tidak menimbulkan kerumunan dimana kita tahu penyebaran covid-19 di Sumenep saat ini meningkat.

“Alhamdulilah masyarakat sudah mengikuti anjuran pemerintah, peninjauan ini untuk memastikan warga untuk sementara waktu tidak berkunjung ke pasar hewan, dimana merupakan upaya pencegahan penyebaran covid-19” ungkapnya

Dandim juga memerintahkan kepada petugas kewilayahan untuk memasang banner himbauan penutupan pasar hewan di masa PPKM Darurat dan memberi edukasi tentang penerapan protokol kesehatan 5M serta dampak akan bahayanya covid-19. ***

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *