Obama Minta 2 Nyawa di Sumenep, Satu Penumpang Dalam Pencarian

Terbit: 26 Agustus 2020 | 18:52 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) yang diberi nama “Obama” bepenumpang 15 orang dinyatakan tenggelam di Perairan Pulau Pagerungan kecil saat menuju kepulauan Pagerungan besar sekira pukul 08.15 WIB,Rabu 26 Agustus 2020.

Dugaan sementara, Obama tenggelam akibat cuaca ekstrem dan gelombang besar.

“Perahu Obama berpenumpang sebanyak 15 termasuk ABK. Tenggelam karena cuaca ekstrim dan gelombang besar ditengah laut,” demikian Kapolsek Sapeken Iptu Karsono, SH melalui Ps Kanit Reskrim Polsek Sapeken Aiptu Santoso kepada wartawan, Rabu.

Data sementara menyebutkan, dari 15 penumpang KM Obama memakan korban. Dari 13 orang penumpang dinyatakan selamat sedangkan dua diantaranya meninggal.

“Sampai saat ini ada 2 penumpang yang dinyatakan meninggal dan satu orang belum diketemukan,” imbuhnya menjelaskan.

Santoso menambahkan,hasil pendataan di lokasi, sebanyak 4 orang penumpang merupakan penduduk Desa Pagerungan besar, 9 orang penduduk Desa Pagerungan kecil, 1 orang dari Desa Sadulang besar dan 1 orang dari Desa Kayuaru Kecamatan Kangayan.

” Saat ini petugas menghentikan pencarian karena cuaca buruk, dengan gelombang mencapai 4 meter dan akan dilanjutkan besok,” tutup Santoso.

Berikut daftar 15 penumpang KML Obama yang bersumber dari Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti yang diterima Maduraexpose.com, Rabu 26 Agustus 2020.

1. ACOK, Nakhoda, umur 38 th, laki2, Desa Pagerungan besar Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Besar )
2. SUFYAN, ABK, umur 48 th, laki2, Desa Pagerungan Besar Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Besar )
3. ERFAN, Penumpang, umur 25 th, laki2, Desa Pagerungan Besar Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Besar )
4. MULZAM, Penumpang, umur 27 th, laki2, Desa Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
5. IYAT, Penumpang, umur 27 th, Perempuan, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( MENINGGAL )
6. UUL, Penumpang, umur 35 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
7. ABU HURAIRAH, Penumpang, umur 38 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
8. USMAN ALI, penumpang, umur 52 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
9. SAMSUL MAARIF, penumpang, umur 20 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
10. MALIYA, penumpang, umur 50 th, Perempuan, Desa Pagerungan Besar – Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
11. MISBA, Penumpang, umur 30 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
12. AZMI, Penumpang, umur 3 th, laki-laki, Desa Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( BELUM DITEMUKAN/HILANG)
13. KHAIRUL, Penumpang, umur 27 th, laki-laki, Desa. Pagerungan Kecil Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
14. BUSTOMI, Penumpang, umur 45 th, laki-laki, Desa Kayuaru Kec Kangayan ( BELUM DITEMUKAN/HILANG)
15. RIFALDI, Penumpang, umur 18 th, laki-laki, Desa. Sadulang Besar Kec Sapeken ( Selamat dalam penanganan medis Pustu Pagerungan Kecil )
Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *