Alasan Kiai Bakir Dukung Para Kiai Menangkan Achmad Fauzi di Pilkada Sumenep

Terbit: 19 Agustus 2020 | 18:34 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com–Dukungan terhadap pencalonan Achmad Fauzi bersama Nyai Dewi Khalifah di Pilkada Sumenep 9 Desember 2020 terus mengalir baik dari kalangan partai politik maupun dari kalangan kiai dan masyarakat Pesntren.

Bahkan salah satu ulama kesohor asal Pamekasan R.KH Muhammad Bakir Hasan Bakir, Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Islami Palpettok Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, secara khusus mendoakan sekaligus mendukung pasangan bakal calon Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah pada Pilkada Sumenep 2020.

Kiai Bakir yang juga memiliki santri di Sumenep ini memang dikenal sangat berpengaruh. Tak heran jika dawuhnya banyak digugu oleh tokoh politik tanah air. Salah satu alasan Kiai Bakir mendukung tercapainya Achmad Fauzi menajadi Bupati dalam pemilihan tahun ini, karena diakui beliau sebagai sosok Pemuda yang benar-benar merakyat dan sangat takdzim atau menghormati kalangan kiai dan ulama Madura.

“Saya mendoakan dan mendukung Pak Fauzi jadi Bupati pada Pilkada Sumenep mendatang,” tutur Kiai Hasan Bakir saat dikunjungi Achmad Fauzi beserta rombongan baru-baru ini.

Achmad Fauzi saat silaturrahim di kediaman kiai Bakir/Istimewa

Kiai Bakir juga menganalogikan soal sosok Achmad Fauzi, yang saat ini menjabat Wakil Bupati bersama Kiai Busyro Karim. Hal itu, menurutnya, bukti nyata bahwa politisi muda itu memang layak dipilih dengan segala kapasitas yang dimiliki, termasuk kedekatannya, ketakdzimannya terhadap para kiai.

Pandangan Kiai RKH Muhammad Bakir Hasan Bakir, sosok Achmad Fauzi merupakan sosok pemuda merakyat dan hormat pada kiai atau ulama.

Sementara Achmad Fauzi sangat takzim terhadap kiai Bakir dan sesepuh lainnya. Dirinya sangat merasa bersyukur karena bisa diterima dengan sangat akrab oleh kiai. Politisi yang biasa disapa Uje ini meyakini, bahwa jujur dalam menjalankan amanah itu penting. Dan yang tak kalah pentingnya adalah dengan selalu menjalankan petunjuk para kiai dan ulama.

“Alhamdulillah kami diterima dengan penuh kekeluargaan dalam suasana silaturrahim yang menyejukkan. Petuah dari Kiai Baki akan terus menjadi suluh dalam perjuangan saya dalam melayani pesantren dan masyarakat,” ungkap Achmad Fauzi sambil menunjukkan foto-foto bersama para kiaidi Madura.

Editor: Ferry Arbania[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *