Dijegal Sesama Kader PDIP, Anggota DPRD Mundur dari Bursa Cawali Surabaya

Terbit: 14 Juli 2020 | 06:06 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM–Walau Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) belum memberikan rekomendasi nama calon yang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Surabaya, namun satu bakal calon yang mendaftar dari partai berlambang banteng moncong putih menarik dari dari bursa pencalonan.

Langkah tersebut dilakukan Armudji, yang hingga kini tercatat sebagai Anggota DPRD Jatim. Dalam pengakuannya kepada awak media, Armudji mengemukakan beberapa alasan pengunduran dirinya dalam ajang kontestasi politik lokal tersebut.

“Saya memutuskan mengundurkan diri dengan tiga alasan. Yakni, (ingin) berkosentrasi membantu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Kota Surabaya, melihat perkembangan situasi politik sebagai kader PDIP Perjuangan kami mengedepankan azas kemanusiaan menghadirkan wajah kader yang menampilkan pelayanan masyarakat dan sebagai kader kami siap menjalankan instruksi serta tunduk patuh terhadap perintah Ketua Umum Ibu Hj Megawati Soekarnoputri,” tegas Armudji seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (4/7/2020).

Surat pengunduran diri Armudji pun ditujukan kepada Ketua DPC PDIP Perjuangan Kota Surabaya yang ditembuskan ke DPP PDIP dan DPD PDIP Jatim. Selain alasan tersebut, Armudji juga mengemukakan adanya pihak-pihak yang berusaha menjegalnya dalam pencalonan.

“Setiap kali kegiatan, ada yang ditegur. Saya juga dilarang mengajak orang dalam acara. Sesama kader partai seharusnya tidak seperti itu. Lebih baik saya yang mundur. Mereka merasa pengurus mungkin yang paling berhak, nggak perlu saya sebutkan mereka itu siapa,” tuturnya.

Mengapa mengalah mundur? “Bagi saya jabatan bukanlah segalanya. Nggak perlu kita ngoyoh atau saling menjegal. Kami siap mendukung siapapun yang direkom partai. Itu domainnya DPP. Saya tidak mau berkomentar soal isu ada yang direkom, sampai saat ini rekom pun belum ada,” katanya.

SuaraJatim.id [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *