PAN Gabung ke Kubu Banteng, PDIP Sumenep: “Sekutu Politik”

Terbit: 9 Juli 2020 | 06:34 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM–Sekretaris DPC PDI Perjuangan (PDIP) Sumenep Abrari menyebut bergairah untuk teru berjibaku membangun koalisi dengan sejumlah partai politik (Parpol) dalam rangka memenangkan pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dalam Pilkada 9 Desember 2020.

Disinggung terkait bergabungnya PAN ke partai berlambang banteng dengan moncong putih, mantan wartawan ini menyebutnya dengan istilah sekutu politik.

“PDIP semakin bergairah untuk berjibaku karena memiliki sekutu politik,” ujarnya kepada awak media,baru-baru ini dalam acara deklarasi paslon PDIP Achmad Fauzi – Dewi Khalifah di Sumenep.

Pihaknya mengaku sangat bergairah dan menyambut baik bergabung PAN dalam barisannya. Dirinya menyebut koalisi dengan parpol berlambang matahari itu menjadi spirit tersendiri.

“Dukungan PAN ini menjadi salah satu suntikan semangat bagi PDIP untuk memenangkan pertarungan politik pada pesta demokrasi kali ini,” imbuhnya.

Abrari mengaku optimis bakal ada parpol lain setelah PAN, yang turut bergabung untuk memenangkan pasangan calon yang sering disingkat dengan Fauzi-Eva.

Sebuah sumber informasi menyebutkan, dukungan DPP PAN ini dikeluarkan berdasarkan SK tertanggal 17 April 2020, yang konon sudah ditandangani langsung oleh Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan. [fer]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *