Duh! Anggaran Covid-19 Dinkes Sumenep Rp9,4 Miliar, Honor Petugas Medis Cuma Rp 50 Ribu dan Uang Makan Rp 25 Ribu

Terbit: 15 Mei 2020 | 03:01 WIB

SUMENEP–Anggaran untuk penanggulangan, penyebaran covid 19 untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, cukup fantastis hingga mencapai Rp9,4 miliar.

Pasalnya, anggaran tersebut diperuntukan semua kegiatan yang berkaitan dengan penanggulangan penanganan penyebaran virus corona di internal Dinas Kesehatan, termasuk pembelian alat pelindung diri (APD), sanitizer di Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Saya kurang hafal, tapi untuk review pertama anggaran di Dinkes ini sebesar Rp9,4 miliar,” kata Nur Insan, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Sumenep, kepada media ini.

Selain itu juga, jelas Nur insan ini,. untuk pembelian alat rapites dan juga untuk kebutuhan transportasi, serta anggaran honor bagi petugas medis yang bertugas di Posko. “Anggarannya memang besar,” ungkapnya.

Hanya saja Nur Insan menyayangkan anggaran untuk honor petugas medis di Pos sangat minim. Mereka hanya mendapatkan honor sebesar Rp50 ribu ditambah Rp25 ribu untuk anggaran makan untuk setiap kali jaga.

Saat bertugas, mereka dijadwalkan selama enam jam secara bergantian. “Kalau ngomong honor sangat tidak rasional, tugas mereka sangat berat, mereka selalu berhadapan dengan resiko besar. Apalagi, perawat merupakan benteng terakhir,” ungkap Nur Insan.

(Asm/Red)

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *