Disayangkan, Pemerintah Bangun Tol Seperti Kerupuk

Terbit: 28 Desember 2018 | 15:06 WIB

MaduraExpose.Baru beberapa hari diresmikan, talut Tol Trans Jawa ambrol di Kilometer 489. Jubir BPN Prabowo-Sandi Suhendra Ratu Prawiranegara sesalkan pemernthan bangun tol hasil hutang seperti kerupuk. 

Klaim pemerintah berhasil bangun tol Trans Jawa bohong. Buktinya, baru diresmikan beberapa hari, talut sudah ambrol. Bukan prestasi namanya kalau pemerintah bangun tol seperti kerupuk,” ujarnya. 

Menurut Suhendra, pemerintah telah berbohong dengan keberhasilan infrastrukturnya. “Sayangkan, sudah uang hasil utang tapi produk pembangunannya tidak berkelanjutan,” kata Suhendra, Jumat (28/12). 

Pernyataan Suhendra itu menyusul ambrolnya bagian talut jalan tol Trans Jawa di Kilometer 489 di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Posisi jalan tol tersebut lebih tinggi dari areal persawahan di kanan dan kirinya sekitar 5 meter.

Dia menduga, kerusakan serupa bisa terjadi di lokasi lain. Karenanya, mantan Staf Khusus Menteri Pembangunan Umum ini mendesak pemerintah melakukan audit total terhadap pembangunan jalan tol Trans Jawa.

Harus ada audit total terhadap pembangunan jalan tol Trans Jawa. Ini menyangkut keselamatan masyarakat pengguna jalan tol. Jangan sampai keselamatan mereka dikorbankan gara-gara proyek kejar tayang ini,” tegasnya.

Suhendra menilai, pembangunan proyek infrastruktur kejar tayang menyebabkan kualitas bangunan dan keselamatan pekerja tidak terjamin. Sebab itu, lanjut Suhendra, sudah sepatutnya bila Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pro aktif melakukan audit atas proyek-proyek infrastruktur tersebut.

Jangan hanya sekadar tayang, tapi kualitas infastruktur dan keselamatan pekerja jadi nomor ke sekian. Karena sudah ada contoh selama 2018 kecelakaan kerja sangat banyak terjadi,” tandas Suhendra. 

[hms/rml

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *