Babinsa Sapeken Bina Petani dengan Metoda Komunikasi Sosial

Terbit: 7 Maret 2018 | 17:01 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com)– Bertempat di Wilayah Koramil 0827/19 Sapeken Jajaran Kodim 0827 Sumenep, Babinsa Koramil 0827/19 Sapeken Sertu Fajar yanto melaksanakan Komsos dengan Bapak Daeng Usman di Dusun Sepangkur Besar Desa Sabuntan Kecamtan Sapeken Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Rabu, (7/3/2018).

Pelaksanaan kegiatan hanpangan dan komsos dengan petani Pak Daeng Usman yang sedang melaksanakan perawatan serta pemantauan yaitu menjaga tanaman padinya tersebut dilakukan agar kedepan tahap panen bisa maksimal.

Dalam komunikasinya antara Sertu Fajar yanto dengan Pak Daeng yang dibahas seputaran cara penanaman padi yang baik. Sertu Fajar yanto menyampaikan tentang ilmu yang didapat dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bahwa bibit padi yang bagus untuk ditanam adalah yang sudah berumur lebih dari dua minggu sampai dengan tiga minggu, karena perkembangan anakannya akan lebih banyak dan pertumbuhannya pun lebih bagus.

“Disamping itu, cara menanam juga harus sesuai dengan petunjuk tehnis yang telah disampaikan oleh petugas penyuluh yaitu dengan jarak 30 cm X 30 cm ( system ubin ), disamping itu juga akan lebih menghemat bibit padi serta menghemat tenaga dan waktu penanaman. Hal ini tentu akan bisa meningkatkan produktivitas panen untuk mencapai swasembada pangan”, ungkap Fajar yanto.

Disampaikan oleh Daeng Usman, memang bener Pak Babinsa karena saya juga menggunakan sistem jarak 30 cm X 30 cm atau sistem ubinan tetapi pada pelaksaan kebayakan para petani masih menggunakan cara atau sistem yang lama yaitu menanam padi dengan jarak yang terlalu rapat, dengan alasan agar bibit yang ditanam menjadi lebih banyak, padahal hal itu justru akan mengurangi pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi karena sinar matahari akan sangat sulit menembus ke sela-sela tanaman. “kata Daeng Usman”.

“Berbeda dengan cara menanam dengan jarak yang diatur tidak terlalu rapat, selain bertujuan agar sinar matahari bisa menembus ke sela-sela tanaman juga diharapkan anakan tanaman padi akan lebih banyak serta perkembangan tanaman padi menjadi lebih baik”, imbuhnya.

Dalam penyampaiannya Komandan Koramil 0827/19 Sapeken Kapten Inf. Sutrisno kepada para Babinsa beliau berharap serta menghimbau begitu juga menyarankan kepada petani Desa Sabuntan Kecamtan Sapeken warga binaan Ramil 0827/19 Sapeken agar hasil panen nanti bisa di jual ke Bulog terdekat melalui para Babinsa setempat.

(sur/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *