Ambulance RSUD Sumenep Minta Nyawa

Terbit: 14 November 2017 | 11:05 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Ahmad Amri Fijaidillah (15) pemuda asal Desa Daramista Kecamatan Lenteng Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia karena dilindas mobil ambulance Izusu Panther saat tiduran di marka jalan, Selasa, 15 November 2017.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, peristiwa naas itu terjadi di KM-8 tepatnya jalan DPU Desa Jambu Kecamatan Lenteng, sekitar pukul 02.00 Wib.

Saat itu korban sedang begadang dengan enam teman sejawatnya ditengah jalan raya. Namun, sebelum peristiwa terjadi korban bersama enam temannya memilih pindah ke gardu yang terletak di bahu jalan.

Setelah itu korban kembali lagi ke tengah jalan seorang diri dan memilih tiduran di as jalan. Sementara enam temannya memilih tetap di gardu karena saat itu suasana dingin.

Saat bersamaan datang dari arah timur mobil ambulance Izusu Panther dengan nomor polisi M 8048 VP dengan kecepatan sedang.

Namun karena Asnuni warga Desa Paberasan Kecamatan Kota sebagai pengemudi tidak melihat korban, maka mobil yang dikeneki Ruslan Aunur Rasidi asal Desa Karang Anyar Kecamatan Kalianget itu menabrak korban. “Korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Berdasarkan hasil olah TKP, laka lantas tersebut diduga terjadi akibat faktor manusia, salah satunya pengemuda mobil kurang konsentrasi ke arah depan. Sehingga menimbulkan kecelakaan fatal.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Kasatlantas Polres Sumenep, dan barang bukti (BB) telah diamankan guna sebagai bukti saat diproses di meja hijau. “Peristiwa ini menjadi perhatian bagi anak muda, jangan sering nongkrong di pinggir jalan apalagi di badan jalan raya. Itu sangat membahayakan,” tegasnya. (hms/pol)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *