
MADURAEXPOSE.COM–Rudi Staf Camat Guluk-Guluk, Rudi memberikan pernyataan yang cukup mengagetkan saat dikonfirmasi media, terkait bantuan beras bantuan yang bersumber dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
“Alasan keamanan .Itu waktu kejadian pertama rastra katanya hilang 40 (sak) . Hilang di Balai),terang Rudi Staf Kecamatan yang ditunjuk Sutrisno, Camat Guluk-Guluk untuk di wawancarai wartawan kemarin.
Sementara Camat Sutrisno bilang, yang paling bertanggung jawab dalam penempatan beras tersebut adalah Plt Sekdes Guluk-Guluk.
“Ini yang mengajukan tempat Pak Essur, Plt Sekdes. Bahwa beliau tidak mau ditempatkan di Balai”,timpal Camat setengah menyeletuk.
Kerap diberitakan sebelumnya, sejak Selasa kemarin,warga Desa Guluk-Guluk diributkan dengan adanya bantuan beras bersubsidi dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Pasalnya, bantuan beras tersebut ditaruh dirumah warga dengan alasan yang terkesan dibuat-buat. Akibatnya, warga mencurigai ada kaitannya dengan kepentingan politik tertentu dan aksi saling tuding dikalangan instansi terkait seperti aparatur desa yang mengaku tidak pernah dilibatkan,baik dalam proses pendistribusiannya maupun sasaran penerima manfaat.
Belum reda kisruh soal penyimpanan beras yang tidak diletakkan di Balai Desa, kini muncul desas desus dikalangan Kepala Desa di Kecamatan Guluk-Guluk, jika beras bantuan pemprov Jatim tersebut diduga tidak layak konsumsi.
“Informasinya paket bantuan beras Dinas Sosial Jatim itu beli yang bagus ke pihak Bulog. Sayangnya beras yang dikirim ke Desa Guluk-Guluk itu diduga tidak layak konsumsi dan akan dikembalikan lagi, ” ujar salah satu Kepala Desa berpengaruh di Kecamatan Guluk-Guluk, saat berbincang dengan MaduraExpose.com, Rabu 11 Oktober 2017.
Kepala Desa yang sengaja membeberkan kualitas beras tersebut juga menambahkan, bahwa dikecamatan Guluk-Guluk hanya 4 Desa yang mendapatkan bantuan beras tersebut.
Kepastian tentang kualitas beras yang diduga tidak layak konsumsi tersebut belum mendapat kepastian setelah awak media gagal mengkonfirmasi Camat Guluk-Guluk, Sutrisno. Bahkan, saat didatangi keruang kerjanya, yang bersangkutan mendadak sakit.
“Maaf saya sakit tidak bisa diwawancarai, “demikian Camat Sutrisno berdalih.
Untuk diketahui, pada Selasa kemarin
(10/10) warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk mendapatkan bantuan beras dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Bantuan itu diberikan kepada 908 calon penerima. Setiap penerima manfaat mendapatkan jatah 10 Kg.
Saat itu bantuan beras tersebut diturunkan ke Balai Desa. Namun beberapa saat kemudian, semua karung beras itu mendadak dipindah seenaknya kerumah salah satu warga, yang diduga kuat atas perintah salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berbadan kurus.
(Ras/Saf/Fer)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
