
MaduraExpose.com– Sepuluh tahun silam, harapan besar digantungkan pada kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Sumenep, Madura.
Kala itu, politisi senior Said Abdullah dengan lugas menyuarakan kegelisahan rakyat Madura: sebuah wilayah kaya migas, namun paradoksnya tetap diliputi kemiskinan. Hari ini, narasi tersebut masih relevan. Perjuangan mengembalikan kekayaan Madura bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah tuntutan yang terus digaungkan.
Ketika Kekayaan Alam Tak Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan
Pada 2013, Said Abdullah menyoroti fenomena “pengerukan” kekayaan alam Madura oleh pemerintah pusat. Ia mengkritik keras kondisi di mana kekayaan migas yang melimpah tidak berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Apa yang diterima masyarakat Sumenep, hanya konflik antar sesama warga. Kondisi ekonomi masyarakat tetap saja tidak ada peningkatan,” ungkapnya, kala itu. Pernyataan ini menjadi cerminan dari kegagalan tata kelola sumber daya alam yang adil.
Isu sentral yang diangkat Said adalah soal Participating Interest (PI), jatah 10% yang seharusnya menjadi hak daerah penghasil migas. Ia mengecam aturan yang mewajibkan pemerintah daerah “mengemis” dan membayar untuk mendapatkan haknya sendiri.
“Mestinya kan hak daerah penghasil, bukan bayar 10 persen baru mendapat haknya. Kalau kayak gitu sama halnya dengan penyertaan modal namanya,” kata Said, menunjukkan ketidakadilan dalam regulasi yang ada.
Pandangan Said ini memperlihatkan pemahaman politiknya yang mendalam tentang tata kelola energi. Ia tidak hanya melihat masalah dari kacamata kesejahteraan, tetapi juga dari sisi legal dan fiskal. Analisisnya relevan dengan perdebatan politik kontemporer mengenai otonomi daerah dan pembagian hasil kekayaan alam yang adil.
Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan
Tulisan lama ini menjadi pengingat bahwa tantangan yang dihadapi Madura masih serupa. Meskipun politik dan pemerintahan telah berganti, isu ketidakadilan dalam pembagian hasil migas tetap menjadi pekerjaan rumah bagi para pemimpin saat ini. Perjuangan yang disuarakan Said Abdullah satu dekade lalu adalah cikal bakal dari gerakan politik yang menuntut keadilan fiskal.
Kisah ini memberikan edukasi politik yang kuat: bahwa pergerakan politik sejati harus bermula dari kesadaran akan ketidakadilan struktural. Tuntutan akan hak daerah, yang kini terus digaungkan melalui berbagai forum, adalah buah dari perjuangan politisi seperti Said Abdullah yang berani menyuarakan kebenaran.
Inspirasinya terletak pada konsistensi. Meskipun gema suaranya terjadi bertahun-tahun yang lalu, isu tersebut terus relevan, membuktikan bahwa perjuangan untuk keadilan adalah perjalanan panjang.
Dalam konteks politik masa kini, tulisan ini memotivasi kita untuk terus menagih janji para pemimpin. Apakah kekayaan Madura sudah kembali? Apakah rakyatnya sudah sejahtera?
Said Abdullah telah menunjukkan jalan dengan keberaniannya menantang status quo. Kini, giliran kita untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)