Kisruh Raskin Pragaan, GPS: Dewan Harus Bela Masyarakat !

Terbit: 27 September 2017 | 02:19 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Kisruh pengurangan jatah raskin atau rastra di Kecamatan Pragaan mendapat kecaman keras dari Ketua Gerakan Pemuda Sumekar (GPS) Achmad Zainullah.

mantan aktivis PMII Sumenep ini malah mendesak anggota DPRD, baik di Komisi terkait maupun dari daerah pemilihan (Dapil) agar tidak bungkam dan terkesan cuci tangan atas permasalahan yang menyangkut kepentingan masyarakat kecil.

“Kami berharap anggota di komisi terkait segera turun tangan untuk kepentingan wong cilik. Kalau memang pemotongan raskin itu melanggar, maka tidak boleh dibiarkan. Rakyat miskin harus dibela. Dugaan Pemerataan jatah raskin harus segera dihentikan,” ungkap Achmad Zainullah kepada MaduraExpose.com, Rabu 27 September 2017.

Zain juga mendesak keterlibatan anggota dewan dari Dapil III Sumenep yang seolah-olah enggan melibatkan diri dalam persoalan tersebut. Padahal, sejumlah politisi yang saat ini menikmati kursi empuk di parlemen itu berkat suara dan dukungan konstituen di Kecamatan Pragaan.

“Nah, pada saat ada hak warga miskin yang diduga sengaja dipotong dengan modus pemerataan, maka sangat memalukan jika dewan dari dapil tersebut tidak bersuara membela rakyatnya, ” tandasnya menambahkan.

Untuk diketahui, dapil 3 Sumenep meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ganding, Guluk-Guluk dan Pragaan.

Sedangkan anggota dewan asal Kecamatan Pragaan antara lain, Abrari Mannan (PKB) , Abrari (PDI Perjuangan), Moh. Salim dan Moh Ramsi dari partai lainnya.

(ahm/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *