PWI Dan SMSI Selektif Rangkul Pelaku Media

Terbit: 4 September 2017 | 10:50 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) diharapkan bisa melakukan pembinaan terhadap media massa berbasis online yang ada di setiap daerah.

Menurut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur Ahmad Munir, banyaknya media online juga harus diperhatikan dari sisi intergritas pengelolaannya.

“Selain memenuhi regulasi dari Dewan Pers dan juga legal formalnya,” kata Ahmad Munir di kantornya, Jalan Taman Apsari, Surabaya (Rabu, 30/8).

Dia memastikan bahwa Dewan Pers akan melakukan verifikasi terhadap media massa online yang tergabung dalam SMSI, sebagai upaya pembinaan, pengarahan dan penertiban terhadap media online. Hal itu juga dilakukan agar kehidupan pers Indonesia menjadi lebih sehat.

“Ketua PWI kabupaten dan juga koordinator SMSI harus selektif untuk merangkul pelaku media online, begitu juga wartawannya. Sehingga insan pers dan pengelola media akan tertib, legal, dan terarah,” terang Ahmad Munir.

PWI wajib melakukan langkah-langkah demi terciptanya media online yang sehat dan tertib karena SMSI sendiri lahir dari PWI. Dengan harapan, ke depan, media online dan juga wartawan yang tergabung dalam PWI maupun SMSI sesuai dengan aturan Dewan Pers.

Ketua SMSI Jatim Eko Pamuji menambahkan, sebagai bentuk upaya menjadikan pengelola media dan juga wartawannya maka pihaknya akan menggelar road show dengan tema menangkap peluang bisnis media. Road show akan digelar di seluruh Jatim pada November dan Oktober mendatang.

“Road show ini kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas kepada para pengelola media online yang tergabung dalam SMSI. Sekaligus menyampaikan kepada masyarakat terkait SMSI,” jelas Eko Pamuji yang juga sekretaris PWI Jatim.

(SMSI)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *