
MADURAEXPOSE.COM–i film dalam negeri. UU No 33/2009 tentang Perfilman yang saat ini menjadi payung hukum dinilai masih multi tafsir sehingga belum bisa dijalankan secara optimal.
Ketua Panja Perfilman Abdul Kharis Almasyhari mengatakan implementasi Undang-Undang 33/2009 mengalami banyak kendala. Hal ini dapat di lihat dari sedikitnya jumlah produksi film nasional yang berkualitas, minimnya akses masyarakat terhadap film sekitar 12 persen, sementara ekspansi film impor mulai menguasai pasar perfilman Indonesia.
Selain itu, rencana dicabutnya Daftar Negatif Investasi (DNI) terhadap industri film membuat asing bisa memiliki saham 100 persen. Untuk itu, Tim Panja menilai perlu adanya Revisi UU Perfilman namun sebelumnya terlebih dahulu menjaring masukan dari insan Film di Jawa Timur.
Ia menambahkan sejak disahkannya UU No 33/2009, pemerintah belum menyusun Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (Permen). Akibatnya, tak ada landasan hukum kuat bagi para pelaku industri. Padahal menurut Kharis, film memiliki peran penting sebagai alat diplomasi, komunikasi dan transformasi budaya sehingga pada 5 hingga 10 tahun ke depan industri film Indonesia dapat bersaing ditingkat dunia.
Lebih lanjut, dirinya berharap masyarakat dapat mendukung dan mengapresiasi karya film dalam negeri dengan datang menonton di bioskop. Hal tersebut secara tidak langsung akan mendorong pertumbuhan industri film Indonesia semakin maju. “Yang penting bangga dan mau mengapresiasi, jika hanya memilih film luar terus menerus tentu tidak akan mengubah apa-apa,” tuturnya di ruang Kartanegara Kantor Gubernur, Jumat (8/4) siang.
Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Jatim, H Akhmad Sukardi saat menerima rombongan Komisi X DPR RI menyatakan di Jawa Timur pertumbuhan industri film cukup tampak. Terutama film-film yang dihasilkan oleh anak muda dan mahasiswa di perguruan tinggi. Namun demikian, harus diakui belum sepenuhnya optimal.
“Saya kira kualitasnya tidak kalah dengan luar negeri, cuma kadang mereka terkendala pendanaan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Saya mengimbau untuk kembali mencintai karya dalam negeri,” terang Sekda.
Menurutnya, salah satu penyebab industri film belum optimal adalah masih terpusat di Jakarta, sementara di daerah gairah untuk menggarap industri film masih minim. Ditambah lagi belum adanya landasan hukum seperti Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (Permen) yang memberi kewenangan khsusus bagi pemerintah daerah untuk mendukung industri film.
“Jadi kami di daerah terus terang jika ingin memberikan dukungan anggaran masih ragu karena belum ada dasar hukumnya. Khawatir akan ditegur Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi saya minta PP dan Permen minimal bisa segera di keluarkan,”tandasnya.
(luk)



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)