Bawa Sabu, Anak Mantan Rektor Unhas Keok

Terbit: 30 Maret 2017 | 05:32 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Anak kandung mantan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas)Prof Idrus Paturusi, Idham Ramadhan Paturisi bersama rekannya tertangkap sedang membawa narkoba jenis Sabu oleh tim satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (27/3) malam.

Informasi baru diketahui, ketika isu yang beredar bahwa anggota tim satuan narkoba Polrestabes telah menangkap dua orang pengguna di jalan Lanto Daeng Pasewang. Hal ini pun dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda, Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi kabar penangkapan itu, di Makassar, Rabu (29/3).

Keduanya dengan identitas, Idham Ramdhan Paturusi (35) dan Aksa (20). Mereka berencana akan bersantai di district kafe di jalan tersebut. Saat itu, kedua tertangkap sekitar pukul 18.00 WITA.

Barang haram tersebut diselipkan dalam gantungan kunci mobil masih terbungkus di saset kecil. Kala itu, Idham memarkir mobil sedan hitam miliknya, saat turun dari kendaraan langsung digeledah tim Satuan Narkoba Polrestabes, begitupun dengan Aksa.

Apes, saat Aksa mengantongi kunci mobil disaku celananya, petugas kemudian curiga, lalu memeriksa kunci tersebut dan ditemukan narkoba jenis sabu didalam gantungan kunci itu. “Narkoba itu ditemukan dalam gatungan kunci setelah dikeluarkan dari saku celana Aksa, sebab melihat gelagatnya mencurigakan ada yang disembunyikan,” ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Dyari saat dikonfirmasi wartawan.

Selain satu paket kecil narkoba jenis sabu itu diamankan, lanjut Dyari, setelah dikembangkan, satu set alat pengisap juga ditemukan kemudian diamankan bersama barang bukti untuk diproses hukum. Saat ini kedua pengguna narkoba itu sedang berada di sel tahanan Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sekaligus menggali informasi dimana barang haram tersebut didapatkan ataupun dibeli.

Sementara itu mantan Rektor Unhas Prof Idrus Paturisi yang dikonfirmasi sejumlah awak media, belum memberi respon, meski diketahui penangkapan itu sejak Senin (27/3) malam lalu. Idrus enggan merespon pertanyaan wartawan baik melalui pesan pendek maupun telepon sekaitan dengan penangkapan anaknya yang berprofesi sebagai wiraswasta itu.

[ROL]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *