
Pekan Kelambu Malaria anti Nyamuk Massal di Daerah Fokus, tingkat Kecamatan Sapeken, yang digelar di Balai Kecamatan setempat, dihadiri Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Komandan Koramil 0827/19 Sapeken Kapten Inf. Sutrisno bersama anggota Forpimka lainnya, Puskesmas Sapeken, Kasi Kesra Sapeken Moch. Yamin, Forpimka Sapeken, Kepala UPT Puskesmas Sapeken Suharto Cakoe, SKM perwakilan dari petugas Malaria, Kepala Desa, BPD, Toga, Tomas, Toda, Pengelola Program Malaria, Bidan Koordinator, Petugas Promkes dan Ibu-Ibu PKK.
Sebagaimana pemaparan Ka UPT Puskesmas Kecamatan Sapeken, jika untuk kegiatan pendistribusian kelambu masal fokus di seluruh Indonesia dilaksanakan di 22 Kabupaten di 4 Provinsi.
Sehingga keseluruhan kelambu yang didistribusikan melalui Pekan Kelambu Massal di daerah Fokus ( PKMF ) adalah sebanyak 85.000 buah kelambu.
Sementara diwilayah Kabupaten Sumenep ada 4 Kecamatan fokus yang mendapat bantuan kelambu anti nyamuk malria itu, diantaranya Kecamatan Sapeken yang mendapatkan 1.800 buah.
Danramil Sapeken Kapten Inf. Sutrisno dalam sambutanya menyampaikan dalam pelaksanaan Sosialisasi Pekan Kelambu Malaria Anti Nyamuk Massal di Daerah Fokus, diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai langkah preventif untuk membentengi diri dari serangan nyamuk malaria.
“Harapan saya, pekan sosialisasi kelambu anti malaria bisa dimanfaatkan maksimal. Karena keberadaan kita di wilayah Kepulauan Sapeken, pada umumnya, punya cerita riwayat wabah penyakit malaria 5 tahunan. Kalau itu benar, sangat tepat sekali kegiatan program ini diselenggarakan. Sehingga masyarakat Kepulauan Sapeken terhindar dari wabah penyakit malaria,” kata Danramil Sapeken Kapten Inf. Sutrisno.
Selain itu, Danramil Sapeken berpesan agar jangan lupa menjaga kebersihan.
Karena masalah tersebut menjadi faktor utama untuk mencegah keberadaan nyamuk malaria, minimal melaksanakan tindakan 3 M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur dan jaga kebersihan lingkungan.
[din/fer]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
