
MADURAEXPOSE.COM—Kepemimpinan Rahmat di level Kecamatan sebagai Kepala UPT Pertanian terus menuai kecaman dari sejumlah tokoh masyarakat, karena yang bersangkutan dinilai tidak mampu mengakomodir aspirasi seluruh kelompok tani. Akibatnya, banyak petani yang merasa diperlakukan tidak manusiawai, seperti adanya dugaan perampasan handtraktor pada saat mesin pencacah tanah itu digunakan menggarap lahan.
“Sempat ada perampasan handtraktor ketika seorang petani menggarap lahannya di sawah. Kami menduag pelakunya anak buahnya Kepal UPT Pertanian Arjasa,” ungkap Muchtar alias Itang, salah satu tokoh masyarakat Arjasa, Pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur saat berbincang dengan MaduraExpose.com disalah satu kedai kopi dikawasan kota, Kamis Malam (02/03/2017).
Ditambahkan Itang, selama Rahmat menjabat sebagai Kepala UPT Pertanian, banyak petani maupun Kelompok Tani mengaku resah karena banyak bantuan yang sudah diajukan sebelumnya, banyak yang tidak jelas keberadaannya, karena diduga sengaja dianulir oleh pihak UPT Pertanian Arjasa.
” Entah apa maunya Pak Rahmat itu kok banyak bantuan kelompok tani yang tidak jelas. Padahal ada sebagian yang sudah mendapat rekomendasi dari Kepala Dinas Pertanian, malah diduga kuat sengaja dianluir pejabat ditingkat Kecamatan. Kami meminta Pak Bupati segera mengevaluasi Kepala UPT yang baru ini, agar masyarakat tidak jadi korban kebijakan yang arogan,” pungkasnya.
Sementara Rahmat, Kepala UPT Pertanian Arjasa, saat dihubungi Maduraexpose.com melalui telpon genggamnya malah balik bertanya soal adanya dugaan perampasan handtraktor yang sedang digunakan petani menggarap lahan.
“Petani yang mana, arogannya saya itu dimana, tolong dijelaskan. Saya ini baru 6 minggu Pak jadi Kepala UPT,”demikian Rahmat, Kepala UPT Pertanian Kecamatan Arjasa berdalih. [Ferry]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
