Tokoh Masyarakat Beberkan Arogansi Kepala UPT Pertanian Arjasa

Terbit: 3 Maret 2017 | 00:47 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Kepemimpinan Rahmat di level Kecamatan sebagai Kepala UPT Pertanian terus menuai kecaman dari sejumlah tokoh masyarakat, karena yang bersangkutan dinilai tidak mampu mengakomodir aspirasi seluruh kelompok tani. Akibatnya, banyak petani yang merasa diperlakukan tidak manusiawai, seperti adanya dugaan perampasan handtraktor pada saat mesin pencacah tanah itu digunakan menggarap lahan.

“Sempat ada perampasan handtraktor ketika seorang petani menggarap lahannya di sawah. Kami menduag pelakunya anak buahnya Kepal UPT Pertanian Arjasa,” ungkap Muchtar alias Itang, salah satu tokoh masyarakat Arjasa, Pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur saat berbincang dengan MaduraExpose.com disalah satu kedai kopi dikawasan kota, Kamis Malam (02/03/2017).

Ditambahkan Itang, selama Rahmat menjabat sebagai Kepala UPT Pertanian, banyak petani maupun Kelompok Tani mengaku resah karena banyak bantuan yang sudah diajukan sebelumnya, banyak yang tidak jelas keberadaannya, karena diduga sengaja dianulir oleh pihak UPT Pertanian Arjasa.

” Entah apa maunya Pak Rahmat itu kok banyak bantuan kelompok tani yang tidak jelas. Padahal ada sebagian yang sudah mendapat rekomendasi dari Kepala Dinas Pertanian, malah diduga kuat sengaja dianluir pejabat ditingkat Kecamatan. Kami meminta Pak Bupati segera mengevaluasi Kepala UPT yang baru ini, agar masyarakat tidak jadi korban kebijakan yang arogan,” pungkasnya.

Sementara Rahmat, Kepala UPT Pertanian Arjasa, saat dihubungi Maduraexpose.com melalui telpon genggamnya malah balik bertanya soal adanya dugaan perampasan handtraktor yang sedang digunakan petani menggarap lahan.

“Petani yang mana, arogannya saya itu dimana, tolong dijelaskan. Saya ini baru 6 minggu Pak jadi Kepala UPT,”demikian Rahmat, Kepala UPT Pertanian Kecamatan Arjasa berdalih. [Ferry]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *