Warga Sumenep Dibantai 2 Pria Bercadar

Terbit: 14 Februari 2017 | 17:18 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Seorang warga yang diketahui bernama Muhlia (47), tinggal di Dusun Embol, Desa Tanah Merah, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi korban pembantaian sejumlah pria bercadar pada Senin Malam,sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban dibantai saat bercengkrama dengan anak dan istrinya di teras rumah mereka. Mendadak listrik padam seketika, dan tiba-tiba muncul dua orang bercadar putih, dari belakang pekarangan rumah korban.

Menurut saksi yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, dua pria bercadar yang menyerang Muhlia tersebut membawa senjata tajam berupa parang dengan panjang satu meter.

“Saat itu korban tengah tidur lelap di kamarnya. Korban terbangun setelah mendengar ada orang datang memasuki teras rumahnya. Namun begitu hendak mendekati orang mencurigakan tersebut, tiba-tiba korban diserang dengan parang oleh dua pria bercadar itu, ” ungkap sumber terpercaya.

Mendenar keributan diluar kamar, istri korban datang hendak melerai suaminya yang duel lawan dua pria bercadar. Namun apes, istri korban malah diserang dengan pukulan benda tumpul dilngan perempuan apes itu oleh salah satu pria bercadar lainnya.

Akibat pukulan itu, tangan kiri isteri korban mengalami luka memar , sedang Muhlia mengalami luka sobek dibagian dahi sedalam 2 cm, luka sobek pada ubun – ubun sedalam 1 cm, luka memar pada mata sebelah kanan akibat benda tumpul, kemudian luka sayatan pada bagian lengan tangan bagian kiri.

Usai menganiaya korban, dua pria bercadar langsung kabur kesemak belukar lalu hilang ditelan kegelapan malam, yang kebetulan saat itu listrik sedang padam. Setelah itu, dua pria bercadar tersebut melarikan diri ke semak-semak setelah melakukan pembantaian.

Sementara pihak kepolisian yang dihubungi awak media membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Polisi mengaku akan telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, termasuk motif penyerangan dua pria bercadar yang nyaris merenggut nyawa korban. [J88/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *