Gili Labak Tertinggal, Anggota DPRD Minta Pemkab Buka Mata

Terbit: 20 September 2014 | 18:48 WIB

MaduraExpose.com – Anggota DPRD Sumenep, Juhari kepada awak media menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan dan pendidikan di Pulau Gili Labak, yang hingga jelang berakhirnya kepemimpinan Busyro Karim masih jauh tertinggal dibanding daratan.

Menurutnya, tak seharusnya fenomena tragis itu hanya menjdi tontonan dan sekedar menjadi konsumsi berita setiap saat. Karena berdasarkan amanat Undang-Undang, lanjut Juhari, setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan yang sama terutama pelayanan kesehatan dan pendidikan di Pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, yang masih sangat memperihatinkan.

“Terus saya sangat prihatin dengan keterbelakangan warga Pulau Gili Labak terutama bidang pendidikan dan kesehatan”, ujarnya didepan awak media.

Juhari menguatkan hasil temuannya, dimana anak-anak di pulau tersebut, setiap kali hendak pergi sekolah, harus naik perahu dengan jarak tempuh sekitar satu jam. Begitu juga masyarakat yang hendak berobat,harus susah payah menuju tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Pihaknya menyesalkan partisipasi pemerintah daerah yang dinilai tutup mata dan terkesan membiarkan keterbelakangan masyarakat kepulauan.

“Melihat jumlah penduduk dan letak geografisnya, maka sudah seharusnya pemerintah menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai dipulau itu. Jangan cuma daratan saja yang diprioritaskan”, timpalnya. (nda/bbs/mex)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *