Buah Sedayu Dimata Putri Soeharto

Terbit: 12 Desember 2016 | 23:40 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Titiek Hediati Soeharto mengapresiasi keberadaan Kebun Buah Langka Sedayu di Dusun Sundi Kidul, Argorejo, Sedayu, Bantul, yang telah selama 4 tahun ini membudidayakan lebih dari 300 jenis buah dari berbagai daerah. Tak hanya dari dalam negeri, melainkan juga buah dari luar negeri seperti Amerika Selatan, India, dan banyak lagi.

Ratusan jenis buah berasal dari berbagai negara dibudidayakan di lahan seluas 4.500 meter persegi milik warga Dusun Sundi Kidul, Bonaventura Ardi Nugroho. Dengan pola tanam yang tepat dan penggunaan pupuk organik yang dirancang khusus untuk menumbuhkan buah dengan cepat dan berkualitas, Ardi mampu menanam buah yang selama ini dianggap tak bisa ditanam di iklim tropis seperti buah sawo hitam atau mamey sapote jenis megana asal Mexico, Amerika Selatan.

“Saat ini ada lebih 300 jenis buah yang saya tanam sejak empat tahun ini. Tidak hanya sekadar hobi dan untuk koleksi, namun saya ingin mengetahui apa saja buah dari negara lain yang bisa dibudidayakan di negara kita dan bisa menjadi potensi luar biasa di bidang perkebunan,” ujar Ardi, di sela kunjungan Titik Hediati Soeharto di kebunnya..

——————————————
Titiek Soeharto Prihatin Buah Impor Masih Banyak Dijual di Indonesia

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *