Parmusi Minta Polri Buktikan Diri Bukan Jadi Alat Kekuasaan

Terbit: 22 November 2016 | 23:48 WIB

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H Usyamah Hisyam mengimbau Polri untuk dapat membuktikan diri sebagai aparatur negara. Polri diminta bukan menjadi alat kekuasaan.

“Apalagi Polri menggunakan tagline sebagai Pengayom dan Pelindung Masyarakat,” kata Usamah Hisyam, di Jakarta, Selasa (22/11).

Menurut Usamah, jika Kapolri menempatkan lembaga Polri seakan-akan turut bermain politik sebagai alat kekuasaan, dikhawatirkan akan tercerabut dari akar kerakyatan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Sikap, langkah, dan tindakan Polri sudah tepat dalam menangani aksi demo membela Islam di Jakarta, pada Jumat (14/9) serta Jumat (4/11), seperti yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen Muhamad Iriawan saat memimpin pasukan langsung di lapangan dan melobi para pendemo.

Para pendemo yang juga bergerak ke Gedung DPR RI, kata dia, juga dapat dicegah, sehingga aksi demo dapat diakhiri. Namun, Usamah menyesali langkah para petinggi Polri dalam menyikapi rencana aksi demo Bela Islam III yang direncanakan pada 2 Desember 2016, dengan menyebut sebagai tindakan inkonstitusional.

Padahal, kata dia, umat Islam telah membuktikan dua aksi sebelumnya benar-benar berjalan secara damai semata-mata menuntut proses hukum yang berkeadilan terhadap penistaan Alquran yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [ROL]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *