Yusril Ingatkan Kasus Ahok Bisa Berujung ke Presiden

Terbit: 27 Oktober 2016 | 04:09 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Pengamat Hukum, Yusril Ihza Mahendra mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. Menurutnya, aksi besar-besaran pada 4 November mendatang terkait tuntutan menghukum penista Alquran, bisa bermuara ke Presiden bila tidak direspons pemerintah.

“Situasi akhir-akhir ini kalau tidak dikelola dengan baik bisa mengarah ke mana-mana dan tidak terkontrol. Demo yang lebih besar tanggal 4 November nanti terkait isu penodaan agama, jika tidak direspons dengan tepat ujungnya bisa bermuara ke Presiden,” kata dia dalam akun Twitter-nya, Selasa (25/10) malam.

Yusril berharap pemerintah punya respons yang tepat atas isu sensitif ini. Sebab, bila salah mengambil kebijakan akibatnya bisa fatal. “Ini imbauan saya kepada pemerintah dan siapa saja yang mencintai bangsa ini dan bertekad untuk menjaga serta mempertahankan keutuhannya,” terangnya.

Sebagai salah seorang yang berada di pusat pusaran krisis 1998, ia menilai sangat memahami situasi yang sedang dihadapi sekarang ini. Hal ini cukup serius sehingga perlu ditangani dan disikapi dengan ekstra hati-hati, namun tetap tenang dan berkepala dingin.

[ROL]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Fitur Simulasi Interaktif Google Gemini Meluncur, Pembaca Madura Expose Makin Canggih!

Terbit: 12 April 2026 | 23:00 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kecerdasan buatan (AI) kembali diguncang dengan inovasi terbaru dari Google Gemini. Fitur bertajuk Interactive Simulations resmi diperkenalkan ke publik,…

Kritik dari Trunojoyo: Menelisik Kembali Pesan Kapolri Soal Disiplin Aparat di Madura

Terbit: 22 Maret 2026 | 03:32 WIB SUMENEP – Pentingnya sinergi dan manajemen internal dalam organisasi kepolisian menjadi sorotan utama dalam dokumentasi digital Madura Expose. Melalui ulasan mengenai respon Kapolri…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *