Anomali Cuaca, Petani Garam Alih Profesi Budidaya Ikan

Terbit: 12 Oktober 2016 | 14:25 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Anomali cuaca tahun ini berimbas terhadap hasil panen garam para petani dikawasan pesisir, seperti di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Hujan yang tak menentu berpengaruh terhadap hasil produksi garam petani. Biasanya panen bisa mencapai antara 150 hingga 200 ton. Tapi sekarang malah turun drastis antara 10 hingga 20 ribu ton,” demikian diungkap salah satu anggota Komisi II DPRD Sumenep, Madura, Juhari dari Partai Persatuan Pembangunan, Rabu 12 Oktober 2016.

Terus memburuknya hasil pertanian garam belakangan ini, membuat kalangan petani terpaksa pindah haluan dengan beralih ke tambak ikan bandeng.

“Sayangnya budidaya ikan itu belum sepenuhnya mampu menutupi kebutuhan hidup para petani,” pungkasnya.

[SKW/Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *