Jaga Diri, Jaga Institusi: Dandim 0827/Sumenep

Terbit: 22 September 2016 | 08:48 WIB

SUMENEP – Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han, memberikan arahan mendalam kepada seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0827/Sumenep dalam sebuah “jam komandan” yang digelar di Aula Makodim. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh personel di markas, tetapi juga terhubung dengan prajurit di wilayah kepulauan melalui aplikasi Zoom, memastikan pesannya sampai ke seluruh jajaran.

Dalam arahannya, Dandim Bendi mengawali dengan menekankan pentingnya rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan sebagai prajurit TNI AD. “Masih banyak orang di luar sana yang ingin seperti kita. Bentuk rasa syukur itu diwujudkan dengan melaksanakan tugas dengan baik dan melakukan hal-hal yang positif,” ujar Letkol Bendi.


 

Peringatan Keras terhadap Judi Online dan Media Sosial

 

Dandim secara khusus menyoroti beberapa isu yang berpotensi merusak karier dan integritas prajurit. Salah satunya adalah maraknya fenomena judi online. Dengan tegas, ia mengingatkan agar seluruh prajurit menjauhi praktik tersebut karena tidak ada manfaatnya.

“Jauhi judi online, karena tidak ada manfaatnya. Justru banyak kerugian, bisa merusak karier kedinasan dan juga keluarga,” tegasnya.

Selain itu, Dandim juga menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Ia berpesan agar prajurit tidak sembarangan membagikan hal-hal pribadi atau “curhat” yang bisa merugikan diri sendiri. Menurutnya, tidak semua orang di dunia maya memiliki niat baik. “Tidak semua orang di dunia maya itu senang dengan kita,” pesannya.


 

Komitmen Melayani dan Melindungi Rakyat

 

Sebagai satuan teritorial, Dandim Bendi mengingatkan prajurit untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Keberadaan TNI di tingkat desa dan kecamatan membuat mereka sering berinteraksi langsung dengan rakyat.

“Kita sering berinteraksi dengan masyarakat. Maka perlakukan mereka dengan baik, jangan pernah menyakiti rakyat,” tandasnya.

Ia menegaskan, kehormatan dan penghargaan yang diterima prajurit bersumber dari rakyat. “Kita dihargai karena masyarakat, dan itu harus kita jaga,” imbuhnya.

Arahan ini diakhiri dengan penekanan pada pentingnya disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian. Letkol Bendi menyimpulkan bahwa prajurit yang mampu menjaga diri dari pelanggaran dan dekat dengan rakyat adalah kekuatan utama dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Pesan ini bukan hanya sekadar arahan, melainkan sebuah komitmen untuk membentuk prajurit yang berintegritas dan dicintai rakyat.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *