
MADURA EXPOSE—Ketua Badan Kehormatan – BK DPRD Pamekasan resmi mencopot jabatan Iskandar dari Ketua Komisi III karena terbukti melanggar kode etik terkait foto syur bersama seorang janda cantik yang tak lain masih tetangganya.
Menurut Taufik, hasil rapat paripurna Laporan BK DPRD Pamekasan, memutuskan Iskandar politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinyatakan melanggar kode etik DPRD dan Undang-Undang Perkawinan.
Dijelaskan Taufik, berdasarkan surat aduan dan fakta-fakta yang mengacu pada pasal 673,tentang peraturan DPRD Pamekasan Nomor 1 Tahun 2014, juncto pasal 15 dan 16 peraturan DPRD Nomor 2 Tahun 2015, BK DPRD melakukan pemanggilan kepada Iskandar, Ketua Komisi III sebagai teradu dan Adezta Mellany yang mengadukan kasusnya.
Pihak teradu mengakui segala kabar maupun isu yang berkembang di media dan menyebar luas dikalangan masyarakat Pamekasan. Teradu tidak menampik jika pria bersama perempuan dalam foto mesra yang beredar luas itu adalah dirinya saat berstatus suami-istri.
BK menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Iskandar dari jabatannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Pamekasan karena yang bersangkutan terbukti tidak menjunjung tinggi moral sebagai wakil rakyat. Politisi asal Pademawu itu juga dianggap melanggar ketentuan pasal 38 huruf B peraturan DPRD nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD. [dbs/add/fer]


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)