Ini Penyebab Ludesnya Pasar Sedandang

Terbit: 30 Januari 2016 | 17:38 WIB

Pamekasan (Madura Expose)—Kebakaran hebat yang memporak porandakan perekonomian masyarakat dan menghanguskan 80 kios pedagang di Pasar Sedandang diduga berawal dari kubangan api yang menyembur dari toko sepatu.

Informasi yang beredar dikalangan masyarakat, kios sepatu itu terbakar karena diduga terjadi sambungan arus pendek listrik. Api kemudian menjalar kebagian kios lainnya hingga mengundang kepanikan pemilik kios yang lain yang langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

“Pada saat kejadian, hampir semua pemilik kios tidak sempat berpikir menyelamatkan barang-barang mereka karena panik mendengar orang-orang teriak kebakaran”, terang Ainiyah, yang mengaku warga setempat.

Pantauan Madura Expose, beberapa menit setelah kepanikan terjadi, para pemilik kios seperti baru sadar jika harta benda mereka tengah dilalap api. Bahkan beberapa pedagang seperti tidak percaya melihat kenyataan pahit yang menghanguskan harta benda dan kios mereka.

“Kami lihat ada beberapa orang yang diduga pemilik kios hendak menceburkan diri kedalam kubangan api untuk menyelamatkan harta benda mereka. Beruntung berhasil di cegah oleh sejumlah orang dilokasi”, imbuhnya.

Seperti diketahui, sedikitnya 80 kios di Pasar Sedandang Pamekasan, seketika berubah menjadi lautan api pada Jum’at Sore (29/1/2016) kemarin.

[jak/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *