HK: Jangan Sampai Ada Kecurangan Pilkada Sumenep

Terbit: 7 Desember 2015 | 07:02 WIB

Dari Kiri: H.Kamil atau HK dalam sebuah pertemuan dengan Pakde Karwo alias Soekarwo, Ketua DPD Demokrat Jatim yang saat ini menjabat sebagai gubernur Jawa Timur/Dok.Maduraexpose.com Sumenep, Maduraexpose.com— Tokoh masyarakat Sumenep-Pamekasan kharismatik H.Kamil atau lebih karib di panggil Bang HK meminta panitia penyelenggara Pilkada Sumenep 9 Desember 2015 tidak ada sedikitpun kecurangan yang bisa memicu timbulnya kekacauan politik pasca penghitungan suara. “Seruan ini sebagai kepdualian kami terhadap pelaksanaan Pilkada Sumenep 9 Desember 2015. Jangan sampai kecurangan Pilkada Sumenep 2010 terulang di tahun ini”, ujar H.Kamil (HK) kepada Maduraexpose.com. H.Kamil yang sudah tak asing lagi dikalangan tokoh kiai dan pejabat pemerintah dilingkungan Pemkab Sumenep ini menegaskan, jika sampai terjadi kecurangan Pilkada 9 Desember 2015, dirinya khawatir akan terjadi kekacauan politik yang bisa menimbulkan gesekan hebat antar pendukung pasangan calon. “Kami berharap tak ada kecurangan sekecil apapun dalam proses Pilkada Sumenep. Indikasi kecurangan pada Pilkada Sumenep 2010, kami ingatkan, jangan sampai terjadi lagi. Ini bisa membuat kegaduhan politik antar pendukung”, pungkasnya saat berbincang dengan Maduraexpose.com. FERRY ARBANIA

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *