2 Tahun Kematian PNS Disperindag, Polres Sumenep Belum Bekuk Satupun Pelaku

Terbit: 20 Oktober 2018 | 19:31 WIB

MaduraExpose.com,Sumenep–Selama kurang lebih 2 tahun lamanya, Yuliani alias Yuli terpaksa menjalani hidup sebagai seorang janda. Itu terjadi setelah suaminya Moh. Moh Anwar (36), pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep ditemukan tewas mengapung di pantai Dusun Pesisir Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Kabupaten Sumenep, tepatnya hari Selasa (15/03/16) sekitar pukul 07.00 WIB.

Sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Korban pamit pada dirinya Senin (14/03/16) malam untuk membentuk kepanitiaan penerimaan mahasiswa baru di kampusnya. Namun, hingga dini hari tidak datang. Handphone korban masih aktif hingga pukul 03.00 WIB.

Yuliani (31), yang sehari-harinya tinggal di Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget,Sumenep itu sudah berkali-kali mendatangi Mapolres Sumenep menuntut agar pembunuh suaminya segera dibekuk.

Saat ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Yuli melihat ada bekas luka dan bekas jeratan dibagian leher suaminya. Hatinya yakin kalau suaminya dibunuh secara sadis.

“Sudah kami berikan kesaksian baru untuk membantu polisi mengungkap kasus kematian suami saya. Semua kesaksian baru itu sudah saya beberkan ke tim penyidik Polres.Namun sampai detik ini belum ada titik terang ,” demikian Yuli dalam sebuah sesi wawancara yang memilukan.

Sementara Sarkawi, aktivis yang sejak awal mendampingi korban, mengaku tidak akan pernah menyerah untuk mendesak kepolisian agar terus memburu pelaku sekaligus otak dibalil kematian Moh. Anwar.

“Keadilan harus ditegakkan dan pelaku kejahatan harus diseret kemeja hijau. Kami tak ada toleransi untuk para pelaku, Semoga Polres Sumenep segeea menangkap para pelaku,”paparnya. (saf/tim/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *