Keempat warga Sumenep yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, satu diantaranya perempuan dan tiga orang laki-laki.

Satu berlamat di Kecamatan Soronggi, satu Kecamatan Rubaru dan dua orang lainnya warga Kecamatan Kota Sumenep.

MADURAEXPOSE.COM–Belum lama ini Kabupaten Sumenep dielu-elukan sebagai daerah yang tidak masuk zona merah dan tetap berupaya untuk mempertahankan sebagai zona hijau.

Namun pada Jum’at malam sebagian warga mendadak tegang dan heboh karena tersiar kabar adanya sejumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sejumlah grup WA yang berafiliasi ke pejabat elit Pemkab Sumenep pun riuh meminta Bupati Sumenep untuk segera mengumumkan daftar warga Sumenep yang terkonfirmasi viris Wuhan itu.

Beberapa saat setelah shalat tarawih, dengan didampingi sejumlah pejabat terkait yang tergabung dalam Forkopimda, bupati Busyro langsung menggelar konfrensi pers bertempat di Gugus Covid-19.

Menurut Busyro, untuk sementara waktu, berdasar data media Pemprov Jawa Timur, Ada 4 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Keempat orang tersebut, lanjut suami Nurfitriana ini, merupakan warga yang beberapa waktu lalu mengikuti pelatihan tenaga kesehatan haji ke Surabaya.

“10 hari yang lalu ada 5 orang masuk PDP dan 5 orang lagi langsung diisolasi, total 10 orang. Waktu diperiksa awalnya belum positif tapi tadi sore sekitar jam 15.00 Wib yang 5 orang itu ternyata 4 orang positif Corona,” terang Busyro didepan awak media, Jumat 24 April 2020 malam.

Buayro merinci, dari keempat warga Sumenep yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, satu diantaranya perempuan dan tiga orang laki-laki.

Satu berlamat di Kecamatan Soronggi, satu Kecamatan Rubaru dan dua orang lainnya merupakab warga Kecamatan Kota Sumenep. (*)

HotNews:  Peluang Kiai Ambunten Merebut Kursi Bupati Sumenep Melalui PKB Masih Terbuka Lebar, Ini Alasanya!