Merubah Paradigma Industri Hulu Migas untuk Kemakmuran Rakyat

Terbit: 22 Juni 2016 | 02:45 WIB

Pengendalian dan Pengawasan Kita menyadari bahwa proses industri hulu migas harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Oleh sebab itu, Pemerintah juga perlu dana untuk maintain agar industri hulu migas tetap berlangsung. Hal yang paling urgent adalah perlu adanya cost recovery dalam industri migas. Mengapa? Cost recovery merupakan faktor yang sangat penting pada industri hulu migas.

Jika, kita menurunkan cost recovery secara signifikan dengan menunda pengembangan lapangan, mengurangi pemeliharaan, membatalkan rencana eksplorasi, dan lain-lain akan memberikan dampak yang luar biasa. Dalam jangka pendek cost recovery memang akan turun, tetapi dalam jangka panjang produksi dan cadangan migas akan terus anjlok (merosot). Dengan merosotnya produksi akan berdampak berkurangnya pennerimaan negara.

Agar industri migas mampu memberikan manfaat yang maksimal, maka semua komponen negara wajib memperkuat pengendalian dan pengawasan supaya program dan anggaran yang dikeluarkan oleh kontraktor sudah sesuai dengan kaidah keteknikan, efektif, dan efisien. Tugas pengendalian dan pengawasan merupakan tanggung jawab SKK Migas yang terbagi dalam tiga (3) tahapan, yaitu: 1) saat awal akan terjadinya biaya (pre audit); 2) saat eksekusi biaya dan pelaksanaan pekerjaan (current audit); dan 3) setelah biaya terjadi dan pekerjaan selesai dilakukan (post audit). Pre audit dilakukan melalui pengawasan terhadap perencanaan yang dilakukan Kontraktor KKS. Current audit dilakukan melalui pengawasan atas mekanisme pengadaan dengan menerapkan pedoman tata kerja yang menjadi acuan bagi Kontraktor KKS dalam pengadaan barang & jasa dan pelaksanaan proyek.

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *