Ketua LSM Lidik Sebar Foto Penggoreng Toni Lewat Facebook

0
1179
Screenshot facebook

SUMENEP, MADURA EXPOSE.com—Sebuah foto pria berkumis yang diduga penggoreng tangan Toni, siswa salah satu SMA di Sumenep diunggah ke media sosial Facebook oleh pemilik akun Efendy Endless Love, Selasa kemarin.

Dalam postingan foto tersebut, pemilik akun membubuhkan beberapa kalimat yang intinya meminta bantuan masyarakat yang melihat orang tersebut untuk melaporkan dirinya atau pihak kepolisian karena tersangka menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Menurut Keterangan TONI (Korban yg digoreng)foto dibawah ini adalah pelaku utama yg menggoreng tangan toni dikuatkan lagi oleh PH toni setelah koordinasi dengan kasat reskrim polres sumenep”, tulis Efendy Endless Love dihalaman facebooknya.

Tak tanggung-tanggung, aktivis yang mengaku pernah di datangi pembunuh bayaran yang berhasil dilumpuhkan itu memasang nomor ponselnya untuk dihubungi jika melihat foto pelaku.

“Sehingga bagi siapa saja yg melihat dan mengetahui keberadaannya diharap menghubungi saya 087750038800/082331119394 karena orang tersebut sedang dicari polisi”, imbuhnya.

Tak ayal status Ketua LSM Lidik Hukum dan HAM ini menyedot perhatian para pengguna facebook lainnya dengan memberikan tanggapan dengan komentar beragam.

“Itu pelaku utama tetapi aktor y enak2 berkeliaran dn ketawa kayak gk pyk dosa”, komentar Aldo Berlyan menyumbang komentar.

“Siapa dia…masih keluarga advokat itu? sambung pemilik akun dengan nama Kristiawan Saputra

“Ya itu ktx paman x ,,,” timpal Rara Ayu ikut mengomentari.
Rupanya status Ketua LSM Lidik Hukum dan HAM ini makin riuh dengan komentar para Nitizen. Tak pelak, pemilik akun dengan nama Aldo Berlyan kembali membubuhkan komentar pedasnya.

“Klw gk mampu jgn jd anggota Polri,institusi polri gk mau pyk anggota yg tidak sigap dlm menjalankan tugas pokok dn kewajiban polri sesuai UU KAPOLRI dn Sumpah SAPTAMARGA ingat sblm menjabat pada waktu di pendidikan mereka di sumpah menurut kepercayaan y masing2 maka sumpah itu akan di pertangung jawabkan nanti di aherat….”, imbuhnya menandaskan.

Komentar tak kalah pedasnya bermunculan dari pengguna facebook yang lain semisal dari pemilik akun berikut ini:
“Goremg aja kepalnya.. Biar kapok..Emang negara ini punya bapaknya…” demikian komentar dengan akun Mas Atiq.

Komentar Mas Atiq ini mendapat dukungan dari pengguna facebook lainnya seperti pemilik akun Tokoindahsetiamotor Tokousahabarumotor dan Rara Ayu.

“Pantesan ga punya hati orang nya juga serem banget. Kalu udah di temak an sebelum di adil bagus nya goreng dulu tangan nya dia itu biar ngerasain.”, Nyai Iteng Tipasisian menimpali.

Tiba-tiba seorang Nitizen dengan akun Achmad Khofy Mukhoffi mengajuka sebuah pertanyaan yang secara tidak langsung menyindir para penyidik Polres ikut nimbrung dengan pertanyaan pedas.

“Pertanyaan sy : apakah penyidik sdh menetapkan Tsk atas kasus Toni???”, demikian Achmad Khofy Mukhoffi menorehkan komentar singkatnya.

[fer/mex]