Waspada! Proyek Irigasi Desa Kolor Bisa Tenggelamkan Rumah Warga

Terbit: 4 Desember 2014 | 01:43 WIB

Inilah proyek irigasi siluman yang di hentikan paksa oleh warga Desa Kolor, Kec.Kota Sumenep. (Day/MaduraExpose.com)
Inilah proyek irigasi siluman yang di hentikan paksa oleh warga Desa Kolor, Kec.Kota Sumenep. (Day/MaduraExpose.com)
Sumenep, MaduraExpose.com- Tokoh masyarakat Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep mengecam keras pengerjaan proyek irigasi di dekat perkampungan warga yang justru membahayakan keselamatan penduduk setempat.

Pasalnya, proyek tersebut di lakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak kepala desa maupun warga setempat.

“Kami menyesalkan proyek irigasi di sebuah kali dekat perkampungan warga di desa kami. Ini proyek siluman dan realisasinya justru mengancam keselamatan warga”, ujar Dayat, tokoh masyarakat Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep kepada MaduraExpose.com, Kamis dini hari(4/12/2014).

aktivis LSM JCW ini juga menilai, penggarapan proyek irigasi di desa tersebut di nilai asal-asalan tanpa memikirkan resiko di kemudian hari.

“Mestinya bangunan irigasi itu diperluas lokasinya, bukan malah mempersempit begitu. Ini rawan jebol dan ari yang meluap bisa-bisa membahayakan keselamatan penduduk. Kalau nanti makan korban siapa yang bertanggung jawab?”, tandasnya menyindir penuh sesal.

Proyek irigasi yang di garap secara tertutup itu,lanjut Dayat, di duga ‘garapan’ Dinas PU Pengairan Sumenep, Jawa Timur. Saat ini, proyek irigasi siluman itu di tutup paksa oleh warga.

“Kami minta Dinas terkait bertanggung jawab atas anggaran pemerintah yang di hambur-hamburkan untuk membangun irigasi di sungai dekat pemukiman warga.

Pengerjaan proyeknya saja tanpa ada koordinasi maupun persetujuan dari pihak aparat desa maupun warga. Kalau terjadi bencan siapa yang bertanggung jawab”, tandasnya dengan nada kesal.

(fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *