Buruknya kinerja Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kabupaten Jember terhadap komunikasi dengan wartawan yang ada di Jember di sikapi serius oleh Forum Komunikasi Wartawan Lintas Media Jember (FKWLMJ). Forum yang merupakan wadah komunikasi dan urun rembug dari wartawan berbagai media yang telah terbentuk bulan Juni yang lalu kecewa pelayanan pihak Humas Pemkab Jember.

Menurut Ulumiddin selaku Ketua Forum Komunikasi Wartawan Lintas Media Jember Minggu (17/8) mengatakan, “ kami kecewa dengan kinerja Humas sekarang. Dulu sebelumnya saat masih di pegang Kabag Humas lamaHumas lama kami merasakan adanya sekat pembeda antara wartawan televisi dan harian serta kami yang dari mingguan, “ katanya.

Masih kata Udik sapaan akrabnya yang juga Kepala Biro Tabloid Indonesia Pos, “ harapan kami saat pergantian Kabag Humas lama ke baru dari Sandi Suwardi Hasan ke Zainal ada perubahan perlakuan. Wartawan di perlakukan sama yang merupakan mitra kerja Pemkab dalam hal ini yang membawahi Humas, “ ujarnya.

Lebih lanjut Udik menjelaskan, “ Kejadiaan ini terulang lagi saat adanya acara Pertemuan Bupati dengan Jurnalis Jember yang di adakan di Hotel Panorama Rabu (13/8) yang lalu. Informasi yang kami dapat Humas mengundang wartawan atau media namun hanya nama-nama tertentu. Bisa dibuktikan dengan daftar hadir yang sudah dibuat dengan print out komputer, “ imbuhnya.

Sumber:indonesiaposnews.com

Andik Sugiono selaku Wakil Ketua II dan juga Kepala Biro Tabloid Metropol, “ Selain itu satu media yang datang bisa sampai tiga empat orang perwakilan, inikan udah gak bener ada pilih kasih atau memang mau mengkotak-kotak wartawan. Jika ada pemberlakuan satu media satu wakil, semisal Pemimpin Redaksi (Pimred) atau Kepala Biro (KaBiro) yang merupakan perwakilan media di daerah ya harus komit. Kenyataannya kan beda, ada apa ini, “ kesal ulum.

Udik juga menambahkan, “ kami ini wartawan / jurnalis jelas dengan dibuktikan id card / kartu anggota pers dan juga media kami (on line/koran/tabloid/majalah). Undang-undang wartawan itu sama yakni UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik juga sama kenapa masih saja ada pemberlakuan yang tidak sama bagi wartawan Jember oleh pihak Humas, “ ucapnya.

Sementara itu Humas Forum Komunikasi Wartawan Lintas Media Jember Didik Sudjoko mengatakan, “ saya hadir saat itu walau tidak di undang, saya cuma mau memastikan siapa saja yang hadir dan ternyata sama seperti yang lalu. Saya yakin Kabag Humas yang baru pak Zainal tidak tahu kejadian ini. Kami menduga ada oknum Humas yang bermain baik masalah data maupun ada kaitannya dengan tali asih sebesar 500 ribu perorang yang hadir, “ ungkap wartawan Koran Bharata Pos ini.

Didik mengatakan pihaknya bersama pengurus serta rekan anggota yang lain hari Senin (18/8) akan mendatangi Pemkab Jember di Bagian Humas untuk mengklarifikasi masalah yang terulang lagi tahun ini dengan kepemimpinan Humas yang baru termasuk pendanaan acara tersebut yang entah dari mana asalnya.(ulum)