Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– baru-baru ini Ketua LSM gerindo bersama masyarakat pesisir menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Sumenep untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait limbah dan penguasaan aset oleh investor.

“Namun apa yang terjadi, setelah masyarakat pesisir datang ke kantor dewan, terkait merajalelanya orang asing yang mengusai lahan pertanahan dan pantai untuk dijadikan tambak udang, anggota dan ketua dewannya malah mengumpet di mushalla,” ujar Sarkawi, Korlap aksi yang juga Ketua LSM Gerindo Sumenep, Madura, Jawa Timur,Senin 18 Desember 2017.

Penguasaan lahan yang akan dijadikan tambak udang oleh para orang asing itu, lanjut Sarkawi, diduga kuat akan mengancam ekosistem dan perekonomian penduduk setempat.

“Kalau penguasaan lahan yang hendak dijadikan tambak udang besar-besaran itu terus dibiarkan oleh pihak Pemkab dan DPRD sumenep, kami khawatir ekosistem laut seperti terumbu karang dan hutan lindung akan rusak,” tandasnya.

Pihaknya juga menyesalkan pihak terkait yang sangat mudah mengeluarkan ijin dan penerbitan sertifikat amdalnya sekaligus tata ruang RTRWnya.

“Ironisnya, saat kami demo ke kantor dewan, malah kami dapat laporan dari polisi yang bertugas, yang meneruskan informasi dari sekwan jika anggota dewannya tidak ada. Dan setelah kami sweeping ternyata Ketua Dewannya sembunyi di mushalla belakang kantor mereka,”sesal Sarkawi.

Dengan tegas Sarkawi mempertanyakan keberpihakan Legislatif itu apakah pro investor dengan mengorbankan rakyatnya sendiri.

“Sebentat lagi tahun politik, biar rakyat tahu bahwa begini kelakuan mereka sebagai wakil rakyat di Sumenep telah mengecewakan kami perwakilan masyarakat pesisir. Kami akan datang lagi untuk melakukan aksi susulan dengan massa yang jauh lebih besar, “pungkasnya kepada Maduraexpose.com.

(Fer/Red/Tim)

HotNews:  Komsos Rutin Sertu Eko Subiantoro Babinsa Koramil 0827/21 Ra'as