Warga Kepulauan Ingatkan Bupati Busyro Soal Tragedi Jabal Nur

0
870
Evakuasi mayat korban kapal Jabal Nur yang karam oleh Basarnas dan nelayan pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur/Istimewa.

Bapak KH. Busyro Karim
Nama Saya Ali Muhpa dari Kepulauan Raas.

Untuk bapak yang sedang menjalankan ibadah puasa bersama keluarga disana semoga diberi kesehatan selalu, amin.

Bapak… saya anak pulau yang berada di perantauan yang juga berkeinginan untuk menjalankan ibadah Puasa Serta Lebaran bersama keluarga, ingin menyampaikan harapan besar kepada bapak, sudilah kiranya bapak sedikit memikirkan kami anak pulau yang juga merupakan warga bapak.

Bapak, bulan Ramadan adalah bulan dimana hampir semua anak Raas yang berada di perantauan akan pulang ke Pulau Raas Tercinta.

Bapak, Ketahuilah pak transportasi kami dapat dikatan sangatlah jauh dari kata LAYAK. Bahkan sudah beberapa kali terjadi hal yg tidak diinginkan.

Bapak masih ingat kan?. Tragedi tenggelamnya Kapal Jabal Nur 2014 ?
menoleh lebih jauh lagi, taukah bapak jatuhnya saudara kami pada tahun 2012 yang sampai saat ini jazadnya masih belum ketemu. Dan juga tragedi pada tahun 2007 kapal Raas yg tenggelam dan menewaskan lebih 15 orang.

Bapak, masih kurang banyakkah korban yang harus jatuh, untuk mengetuk Hati Nurani bapak supaya bersimpati kepada Kami Orang RaaS.

Harapan kami warga Pulau Raas TOLONG… TOLONG… dan TOLONG… Selama bulan Ramadan dan Syawal JADWAL TRANSPORTASI KAMI DI TAMBAH bukan malah di kurangi seperti saat sekarang ini.

Bapak, Bapak… Bapak tau kan jadwal transportasi kami yang hampir kayak di hari-hari sebelumnya duakali (2x) dalam satu minggu. dan sekarang terhitung mulai tanggal 06-Juni-2016 menjadi satukali (1x) seminggu, Ada Apa Ini pak…?

Bapak, ketahuilah 70% masyarakat Raas mencari nafkah dengan merantau, jumlah yang akan mudik kepulau Raas lebih dari lima belas ribu (15.000) orang, dan transportasi (Ferry) yang ada hanya mampu membawa 400 orang penumpang dalam satu minggu.

Ya Allah, berilah Rahmat dan karuniaMu agar pemimpin kami mendengar harapan Kami. (*)