Ungkap Jasa Munarman pada Gereja HKBP Cinere, Roy Pakpahan: Dia Sosok Nasionalis

0
12

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com– – Aktivis sekaligus pengacara, Roy Pakpahan, menanggapi ramainya pemberitaan soal dirinya usai mengungkap sosok Munarman yang turut menjamin pembangunan Gereja HKBP di Cinere.

Dalam keterangannya, Roy Pakpahan mengaku sudah mengenal Munarman sejak lama, dan ia yakin bahwa eks Sekretaris Umum FPI itu adalah sosok yang pro demokrasi, yang berkontribusi saat reformasi.

“Karena waktu itu dia menjabat sebagai salah satu tim bantuan hukum advokasi bagi kelompok-kelompok pro demokrasi, yang saat itu banyak ditangkap “diamankan” oleh pihak keamanan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Hersubeno Point.

Lebih lanjut, ia kembali menceritakan kronologi saat Munarman turut menjamin pembangunan Gereja HKBP Cinere pada tahun 2010.

Roy Pakpahan menuturkan, saat itu sejumlah pihak menentang pembangunan Gereja HKBP tersebut.

“Komunitas gereja itu tentu berusaha bagaimana membangun hubungan yang baik dengan semua pihak, termasuk tokoh-tokoh muslim yang ada di sekitar Gereja HKBP Cinere. Karena waktu itu ada yang tidak setuju, tentu para jemaatnya mencari bantuan, kira-kira siapa pihak-pihak yang tidak setuju ini,” tutur Roy Pakpahan menjelaskan.

Menurut keterangan dari sang ayah, Roy Pakpahan mengungkap bahwa pada saat itu tidak ada satupun tokoh FPI yang menentang pembangunan Gereja HKBP Cinere itu.

Ia lantas menghubungi Munarman, yang ia panggil dengan sebutan Maman, untuk mendapatkan bantuan.

“Saya kontak Maman, saya bilang begini, ‘itu gereja bokap gua tuh di HKBP Cinere susah dibangunnya, karena banyak pihak-pihak yang protes’, terus Maman tanya, ‘surat-suratnya lengkap?’, ‘lengkap’ saya bilang, ‘izinnya ada? udah ada’. (Munarman lalu bilang) ‘ Yasudah kalau prosedur hukumnya sudah ada, proses administrasinya lengkap, izinnya juga sudah, ya nggak boleh dong ditolak begitu saja tanpa argumentasi yang kuat,” ujarnya.

HotNews:  Menggugat Presiden Dan DPR Di Pengadilan Adalah Tindakan Konstitusional

Roy Pakpahan pun menceritakan ketika Munarman mewanti-wanti agar dirinya berhati-hati dengan pihak yang mengaku-ngaku sebagai FPI dan ikut menolak pembangunan Gereja HKBP Cinere tersebut.

Ia lantas meminta Munarman untuk membantu jika ada pihak-pihak yang tetap bersikeras menentang pembangunan gereja tersebut.

Mantan Sekretaris Umum FPI itu, kata Roy Pakpahan, memastikan akan membantu dirinya jika ada masalah dalam proses pembangunan Gereja HKBP Cinere itu.

“Ya kontak ajalah, kontak aja, pasti gue bantu Roy. Ya masa kita, (itu) rumah ibadah kok, izinnya lengkap, kok kita tolak-tolak. Ya nggak bisa kan kita negara hukum,” kata Roy Pakpahan menirukan jawaban Munarman pada saat itu.

Selain itu, Munarman juga berjanji untuk memberitahukan teman-temannya di FPI untuk tidak menolak pembangunan gereja tersebut tanpa ada argumentasi dan dasar hukum yang kuat.

“Akhir kata, pembangunan itu berjalan lancar walaupun sampai masuk ke pengadilan juga, sampai digugat juga. Tapi sepanjang gugatan itu berjalan dengan prosedur hukum yang benar, sesuai proses hukum, tidak ada tuh kawan-kawan FPI yang ‘menghalang-halangi’, nggak ada. Karena kalau ada pasti saya lapor ke Maman,” ucapnya.

Roy Pakpahan pun menilai sikap Munarman yang bersedia membantu ketika ada pihak yang menentang pembangunan Gereja HKBP Cinere menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang nasionalis.

“Ya saya menganggap dia adalah orang yang nasionalis, orang yang sudah teruji untuk urusan NKRI. Jadi kalau ada yang mengecap teroris segala macam, itu terlalu pagi ya, terlalu dini,” katanya dengan tegas.***[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]