
MaduraExpose.com- Nasib malang yang menimpa Asmara (nama samaran), siswi kelas 3 salah satu SMP di Deli Serdang, Sumatera Utara harus kehilangan kegadisannya setelah disekap dan diperkosa berkali-kali disebuah kamar oleh GY (25) yang baru sebulan menjadi kekasih korban.
Kasus perkosaan ini terungkap setelah seharian korban tak pulang kerumah. Hal itu membuat orang tua korban marah dan lansgung memberondong dengan berbagai pertayaan kenapa Asmara seharian tak pulang-pulang.
Bagai disambar petir di siang hari, ayah korban langsung mencak-mencak begitu mendengar penuturan putrinya yang telah diperkosa berkali-kali oleh pelaku. Orang tua Asmara lantas mengajak putrinya menemui pelaku dirumahnya. Didepan orang tua korban pelaku didampingi orang tuanya mengaku siap bertanggung jawab. Namun higga tiga bulan, pelaku tak juga menunjukkan iktikad baiknya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Mapolsek Sunggal, peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada Juni 2014 lalu. Pelaku yang profesinya sebagai tukang las tersebut memulai aksinya dengan mengajak Asmara jalan-jalan di kawasan Medan sambil makan di seputaran Millenium Plaza. Sore penuh nafsu pelaku itu, pelaku beralasan siap mengantarkan korban pulang asal mau ikut pelaku kerumahnya.
Dirumah pelaku inilah, Asmara dipaksa bersetubuh oleh GY. Asmara yang masih lugu ini akhirnya pasrah alam buayan cinta palsu pelaku. Usai merampas ke perawanan korban, GY tak juga mengantarkan korban pulang, melainkan meminta Asmara tetap menemaninya di ranjang nafsu. Korban disekap dikamar pelaku dan menyetubuhinya berkali-kali hingga keesokan harinya. (mex/okz)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)