MaduraExpose.com- Nasib malang yang menimpa Asmara (nama samaran), siswi kelas 3 salah satu SMP di Deli Serdang, Sumatera Utara harus kehilangan kegadisannya setelah disekap dan diperkosa berkali-kali disebuah kamar oleh GY (25) yang baru sebulan menjadi kekasih korban.

Kasus perkosaan ini terungkap setelah seharian korban tak pulang kerumah. Hal itu membuat orang tua korban marah dan lansgung memberondong dengan berbagai pertayaan kenapa Asmara seharian tak pulang-pulang.

Bagai disambar petir di siang hari, ayah korban langsung mencak-mencak begitu mendengar penuturan putrinya yang telah diperkosa berkali-kali oleh pelaku. Orang tua Asmara lantas mengajak putrinya menemui pelaku dirumahnya. Didepan orang tua korban pelaku didampingi orang tuanya mengaku siap bertanggung jawab. Namun higga tiga bulan, pelaku tak juga menunjukkan iktikad baiknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Mapolsek Sunggal, peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada Juni 2014 lalu. Pelaku yang profesinya sebagai tukang las tersebut memulai aksinya dengan mengajak Asmara jalan-jalan di kawasan Medan sambil makan di seputaran Millenium Plaza. Sore penuh nafsu pelaku itu, pelaku beralasan siap mengantarkan korban pulang asal mau ikut pelaku kerumahnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Dirumah pelaku inilah, Asmara dipaksa bersetubuh oleh GY. Asmara yang masih lugu ini akhirnya pasrah alam buayan cinta palsu pelaku. Usai merampas ke perawanan korban, GY tak juga mengantarkan korban pulang, melainkan meminta Asmara tetap menemaninya di ranjang nafsu. Korban disekap dikamar pelaku dan menyetubuhinya berkali-kali hingga keesokan harinya. (mex/okz)