MADURA EXPOSE–Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan, Jawa Timur, Letkol Arm Mawardi secara tegas memerintahkan semua personelnya untuk menangkap siap saja yang ketahu memakai atau menggunakan atribut berlambang Partai Komunis Indonesia (PKI), sebuah organisa terlarang di negeri ini.

Pernyataan Mawardi itu disampaikan Minggu Malam lalu, yakni tanggal 8 Mei 2016. Pihaknya juga menyebar seluruh kekuatan intelijen TNI dibawah Komando Kodim 0826 ke wilayah kecamatan dan seluruh pelosok diseantero Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sikap mawas TNI Pamekasan itu, lanjut Mawardi, karena berdasarkan informasi yang diterima pihak TNI, PKI masih bercokol dan menggelar peringatan lahirnya partai komunis ke 102 itu pada Senin kemarin, 9 Mei 2016. Di Ultah PKI itu,konon juga menyebarkan 102.000 kaos berlambang palu arit kepada warga Indonesia.

“Pokonya lambang PKI tidak boleh masuk ke Pamekasan apalagi sampai digunakan. Makanya, kami perintahkan agar menangkap warga yang menggunakan lambang palu arit tersebut karena bisa merusak keutuhan NKRI,” pungkasnya. [*]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM