MADURA EXPOSE–Seorang kuli bangunan, Sampir Setiawan (22) pemuda asli Kalimantan Selatan yang tinggal di Demangan Kecamatan Taman, Kota Madiun tega menyetubui Bunga (15) siswi kelas 3 sekolah setingkat menengah pertama yang berada di Kabupaten Madiun. Akibatnya keluarga Bunga yang mengetahui kejadian itu tidak terima dan melaporkannya ke Polisi.

Kasubaghumas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani menjelaskan kronologis kejadian berawal dari perkenalan tersangka yang bekerja sebagai kuli bangunan berkenalan dengan Bunga yang dilanjutkan dengan saling menukar no handphone dan WA lalu berlanjut dengan ketemuan.

“ Dalam pertemuan pertama tersangka meminta korban untuk bermain di kos tersangka dan disitulah awal kejadian persetubuhan dibawah umur terjadi,” jelas AKP Ida Royani kepada wartawan, Kamis (17/3/2016).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Menurut keterangan tersangka korban merasa gerah dan dipersilahkan tersangka untuk rebahan dan karena tidak mampu menahan nafsu birahinya, saat itulah tersangka merayu korban agar mau di setubui.

“ Menurut keterangan tersangka dirinya menyetubui korban sebanyak 3 kali, dan karena tidak terima anak gadisnya di nodai oleh orang yang baru dikenal keluarga korban akhirnya pihak keluarga melaporkan hal tersebut ke Polres Madiun kota,” Pungkas AKP Ida Royani.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka dikenakan pasal 81 (I) dan ayat (2) JO pasal 76 UUD RI No.35 tahun 2014 serta diancam hukuman 5 tahun penjara.

(Joe/IFJ).