MADURAEXPOSE.COM – Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym sangat menyayangkan kejadian baru-baru ini yang melibatkan influencer di Indonesia.

Kata Aa Gym, berbicara bukan pada kapasitasnya merupakan ciri orang yang jumawa, dan itu akan berdampak buruk baginya.

Aa Gym menghimbau publik figur agar mempertimbangkan lagi kebenaran yang disampaikan ke masyarakat.

Menurut Aa Gym, menjadi terkenal adalah ujian. Menurutnya, terkenal adalah salah satu titipan Allah yang akan menguji seseorag dalam situasi tertentu. Menjadi terkenal, lanjutnya, harus dibekali dengan rasa tanggung jawab yang besar.

“Jangan sampai menjadi sumber yang sesat bagi orang-orang. Belajarlah lagi. Cari pengalaman, pemahaman, sudah saatnya semua orang termasuk publik figur mengerti betul apa yang sedang ia lakukan,” kata Aa Gym dalam siaran tausiahnya di kanal Youtube, Senin (10/8) seperti dikutip dari laman resmi daaruttauhid.org.

Baru-baru ini, jagad dunia maya dihebohkan dengan unggahan konten dari musisi Anji. Dalam video di Youtube itu, Anji mengundang narasumber Hadi Pranoto yang diklaim menemukan obat dari Covid-19. Kabar ini sontak membuat masyarakat bertanya-tanya soal kebenaran konten itu.

Aa Gym mengkategorikan penyebar informasi sesat soal Covid-19 sangat berbahaya. Masyarakat mesti melawan dua ancaman sekaligus, yaitu penyakit Covid-19 dan informasi salah mengenainya.

“Virus ini berbahaya, tapi lebih berbahaya lagi adalah orang-orang yang tidak memiliki kesungguhan menjaga diri. Dan yang paling berbahaya adalah orang-orang yang menyampaikan informasi yang salah menyebabkan masyarakat memiliki pemahaman dan sikap yang salah,” ujarnya.

Aa Gym mengajak masyarakat menguatkan persatuan agar tak terpecah-belah oleh isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Kita memerlukan kebersamaan, dan tanggung jawab dari semua pihak dalam menyikapi wabah berbahaya ini,” kata Aa Gym.

VOA ISLAM