Capek Scroll: Baca Berita Penting Aja!!!

 


Hot Expose

Tender Proyek Ok Central & ICU RSUD Senilai Rp 15,4 Miliar Dipoldakan

58
×

Tender Proyek Ok Central & ICU RSUD Senilai Rp 15,4 Miliar Dipoldakan

Sebarkan artikel ini
Ucok (kanan) saat jumpa pers di Aula Wartawan DPRD Sumenep, Rabu 25/05/2016.

MADURA EXPOSE—Tak tahan melihat banyaknya kejanggalan dalam proses lelang sebuah tender proyek pembangunan gedung OK Central dan ICU RSUD.H.Moh.Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, senilai 15, 4 miliar, membuat fungsionaris Nirwana setempat mengambil langkah cepat uantuk mengamankan uang negara, dengan cara melaporkan hasil temuannya tersebut ke pihak Polda Jawa Timur.

Adalah Damendra Tarigan alias Ucok yang menjadi pelapor tender proyek yang diduga bermasalah tersebut ke Mapolda Jatim, tertanggal 23 Mei 2016, dengan nomor surat 028/LSM_Nirwana_KKN/V/2016 dan perihal Dugaan Praktek KKN Tender Pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD dr. Moh Anwar Sumenep.


“Dalam surat itu kami beri tembusan kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU-KPD) Surabaya, Bupati Sumenep, Sekda, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kota, beserta kantor Inspektorat dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pokja 7,” terang Ucok saat berbincang dengan Madura Expose, Rabu (25/05/2016).

Dasar pelaporan itu, lanjut Ucok, karena ditemukan adanya indikasi kuat sebuah konspirasi dalam tender proyek Rumah Sakit tersebut, termasuk dugaan adanya Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) sebesar Rp800 juta lebih.

Mantan Komisioner Panwaslu Kabupaten Sumenep ini menjabarkan, dari hasil pengumuman lelang melalui website LPSE serta Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) Nomor 602/940248/P7.06/435.023/2016 tertanggal 04 Mei 2016, panitia menetakan PT Trisna Karya sebagai calon pemenang.

“Padahal PT.Trisna Karya itu berada diperingkat ke-4 dengan harga penawaran Rp 14.651.374.000. PT ini sering bermasalah karena tidak profesional dalam mengerjakan proyek. Perseroan terbatas ini selain sudah di blacklist oleh LKPP Pusat, ternyata masih memiliki tanggungan kepihak asuransi. Bagaimana mungkin jadi pemenang tender,” tandasnya lagi meyakinkan.

---
***