Tenaga Kerja Asing Wajib Berbahasa Indonesia

0
854
Ist/Net

Tenaga Kerja Asing Wajib Berbahasa Indonesia. Ikuti liputannya bersama Suara Surabaya

14 Ribu Tenaga Kerja Asing Mulai Masuk Jatim
Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur menatat, hingga Agustus 2015 setidaknya sudah ada 14 ribu tenaga kerja asing yang masuk ke berbagai perusahaan yang ada di Jawa Timur.

“Sebanyak 14 ribu ini hanya yang tercatat, saya yakin yang ilegal juga banyak,” kata Sukardo, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur, ketika ditemui usai membuka Job Market Fair Surabaya 2015 di Balai Pemuda,

Dari 14 ribu tenaga kerja asing, paling banyak adalah tenaga kerja dari Cina, Taiwan, serta dari beberapa negara ASEAN. Selain itu juga ada beberapa yang berasal dari Eropa, Jepang serta Amerika.

Para tenaga kerja asing, umumnya bekerja di industri IT, serta konstruksi dengan posisi manager ke atas.

“Kami perkirakan jumlah mereka juga akan terus bertambah,” ujarnya. Untuk melakukan pembatasan, Dinas Tenaga Kerja juga telah bekerjasama dengan pihak imigrasi dan aparat kepolisian.

Sebanyak 200 tenaga pengawas juga diterjunkan sehingga tenaga kerja asing bisa diawasi. Jika mereka bekerja tidak pada posisi yang tepat, maka disnaker juga akan merekomendasikan untuk mendeportasi bagi para pekerja asing tersebut.

Sukardo juga mengatakan, meski Kementerian Tenaga Kerja tidak lagi mensyaratkan penguasaan Bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing, namun khusus tenaga kerja asing yang masuk ke Jawa Timur, penguasaan Bahasa Indonesia tetap akan diwajibkan.

Tenaga kerja asing juga diwajibkan selalu memperbarui kontrak tiap setahun sekali dengan masa kerja di Jawa Timur maksimal adalah lima tahun.

(fik/ipg)

Editor: Iping Supingah