STPL Polsek Sumenep Kota Diduga Copy Paste

Terbit: 24 Januari 2017 | 07:15 WIB

MADURAEXPOSE.COM–MADURAEXPOSE.COM– Surat Tanda Penerimaan Laporan Polsek Sumenep Kota Diduga Copy Paste karena terdapat banyak kesalahan ketik, atas laporan dugaan penganiayaan yang terhadap dua ponakan Bupati Sumenep dan Mohammad Rizal yang terjadi pada Minggu 22 Januari 2017. Dugaan kekeliruan penulisan waktu kejadian (tempoes delicti) dalam laporan dengan Nomor: STPL/09/I/2017/JATIM/RES/SEK SMP KOTA.

Mohammad Rizal, yang menjadi korban penganiayaan diketahui sebagai Warga Dusun Patenongan RT/RW:003/01 Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep datang ke Mapolsek Kota sekitar pukul 04.35 WIB untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan bersama-sama terhadap pelapor.

“Kejadiannya itu tanggal 22 Januari 2017 tapi di STPL nya kok malah ditulis hari Minggu tanggal 17 April 2016 sekira pukul 06.00 WIB”, terang Edi, ayah pelapor di depan Mapolsek Sumenep Kota kemarin sore.

Pantauan Maduraexpose.com, kemarin sore Mohammad Rizal sebagai pelapor malah dilakukan rekonstruksi ulang diutara Polsek Kota hingga depan Masjid Jamik Sumenep oleh pihak kepolisian setempat.

“Dia direkonstruksi sebagai pelapor, dia juga dilaporkan terlapor,” terang dua polisi di Markas Polsek Kota kepada awak media yang mendampingi Maduraexpose.com.

Sementara Mohammad Rizal yang menjadi korban penganiayaan mengaku cemas karena dirinya merasa diancam akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya korban tapi katanya saya akan dijadikan tersangka juga. Kok bisa begitu ya,” ujar Mohammad Rizal sambil menjalani rekonstruksi.

Sementara Pihak Polsek Kota saat dihubungi dikantornya meminta wartawan kembali lagi hari ini untuk menemui Kapolsek langsung untuk keterangan yang dibutuhkan. [Zal/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Gelap di Kafe Lyco: Spesialis Meteran Listrik Sampang Berakhir di Sel

Terbit: 17 April 2026 | 23:59 WIB SAMPANG – Realitas sosial ekonomi seringkali menjadi dalih atas eskalasi tindak kriminalitas, namun pengungkapan kasus terbaru oleh Polres Sampang menunjukkan adanya pola kejahatan…

Tragedi Nakes Sampang Tewas Terlindas Truk Usai Balita Meronta di Kemudi

Terbit: 12 April 2026 | 22:00 WIB SAMPANG, MADURAEXPOSE.COM – Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menjadi saksi bisu sebuah tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang tenaga kesehatan (Nakes), Sabtu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *